Syarat-Syarat Taubat kepada Allah SWT

  • 26 Feb 2025 06:29 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan dan dosa, baik disengaja maupun tidak. Namun, Islam mengajarkan bahwa pintu taubat selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali kepada Allah dengan hati yang tulus.

Ustadz Harmin S.Pd, dalam Dialog Interaktif Religi Pagi Pro 1 RRI Tarakan edisi kamis (20/2) menyebut tiga syarat yang dianjurkan agar taubat kita diterima oleh Allah SWT.

“Ada pun syarat-syarat taubat yaitu dilakukan dengan ikhlas kepada Allah. Bukan karena hal lain. Misal berhenti mabuk karena fisik sudah tidak sanggup. Artinya kalau sembuh, balik lagi dong?,” terang Ustadz Harmin sambil tersenyum.

Lalu berikutnya, lanjut Ustadz Harmin, yaitu menyesali sedih dosa yang pernah dilakukan. Hamba yang bertaubat harus benar-benar menyesal atas kesalahan yang telah dilakukan.

“Misalnya, dulu saya pernah bentak orang tua saya. Saya salah, pernah membentak-bentak anak yatim. Saya pernah membentak-bentak para peminta-minta,” Ustadz Harmin mengilustrasikan bentuk penyesalan seorang hamba dalam bertaubat.

Lalu yang terakhir, tambah Ustadz Harmin, yaitu segera berhenti dari perbuatan maksiat atau dosa yang dilakukan. Seseorang yang bertaubat memiliki niat dengan sungguh-sungguh untuk tidak mengulangi dosa tersebut di masa depan.

“Ya, tobat-tobat, tetapi besok masih melakukan. Kalau bisa, segera tinggalkan. Kalau memang tidak sholat, segera sholat,” tegas Ustdaz Harmin.

Perihal taubat, Ustadz Harmin juga menganjurkan ketika seorang hamba memiliki dosa atau perkara dengan manusia lainnya, disarankan agar menyelesaikannya dengan baik. Jika dosa berkaitan dengan hak orang lain, seperti mencuri atau menyakiti, maka wajib mengembalikan hak atau meminta maaf.

“Kayak kami di sekolah. Kami guru karena laptopnya banyak, guru-guru bawa aja ke rumah. Tapi itu milik kantor ya, jangan itu diklaim. Jadi harus kita berhati-hati. Karena apa yang kita lakukan ini semuanya akan membebani punggung kita, nemberatkan jiwa kita untuk melaksanakan ketaatan,” imbuh Ustadz Harmin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....