KPU Bulungan Perkuat Pendidikan Politik Pemilih Muda, Hasnadi: Demokrasi Berkuali
- 05 Agt 2026 20:57 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulungan menegaskan komitmennya memperkuat kualitas demokrasi melalui pendidikan politik bagi generasi muda.
Langkah tersebut diwujudkan dengan menggelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan bagi pemilih pemula di Aula SMAN 1 Tanjung Selor, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tiga program prioritas nasional KPU pada masa non-tahapan 2026, yakni pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, serta Penguatan dan Integrasi Sistem Informasi Pemilu.
Anggota KPU Kabupaten Bulungan Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, Hasnadi, menegaskan bahwa pendidikan pemilih tidak boleh berhenti hanya saat tahapan pemilu berlangsung.
Menurutnya, pembinaan terhadap generasi muda harus dilakukan secara berkelanjutan agar lahir pemilih yang sadar hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
"Program ini merupakan bagian dari agenda nasional KPU pada masa non-tahapan. Kami ingin memastikan pendidikan pemilih terus berjalan sehingga masyarakat, khususnya pemilih pemula, memiliki pemahaman yang baik tentang demokrasi dan pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab," kata Hasnadi.
Ia menjelaskan, tema 'Pemilih Muda, Cerdas dan Berkualitas Masa Depan Demokrasi' dipilih untuk menanamkan kesadaran kepada para pelajar bahwa mereka merupakan penentu arah demokrasi Indonesia di masa mendatang.
"Pemilih pemula harus menjadi pemilih yang rasional, kritis, dan tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan maupun praktik politik yang tidak sehat. Mereka harus mampu menentukan pilihan berdasarkan rekam jejak, visi, dan program, bukan karena tekanan atau iming-iming tertentu," tegasnya.
Menurut Hasnadi, pendidikan pemilih juga menjadi sarana memperkenalkan tugas, fungsi, dan kewenangan KPU sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sehingga masyarakat memahami proses penyelenggaraan pemilu yang demokratis, jujur, dan adil.
"Kami ingin membangun pengetahuan sekaligus kesadaran bahwa menggunakan hak pilih merupakan tanggung jawab sebagai warga negara. Partisipasi politik yang berkualitas hanya akan lahir dari masyarakat yang memahami proses demokrasi dengan benar," ujarnya.
Hasnadi turut mengapresiasi SMAN 1 Tanjung Selor yang memberikan ruang bagi KPU untuk melaksanakan sosialisasi tersebut.
Menurutnya, momentum menjelang pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS menjadi media pembelajaran demokrasi yang sangat relevan bagi para pelajar.
"Pemilihan Ketua OSIS bukan sekadar memilih pemimpin sekolah, tetapi menjadi latihan berdemokrasi sejak dini. Di sini para siswa belajar menjadi penyelenggara, peserta, maupun pemilih yang memahami aturan dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi," ungkapnya.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, peserta hingga para pemilih, memiliki persepsi yang sama mengenai pentingnya proses pemilihan yang jujur, adil, dan bertanggung jawab.
"Kami ingin generasi muda Bulungan tumbuh sebagai pemilih yang cerdas dan berintegritas. Sebab kualitas demokrasi pada masa depan sangat ditentukan oleh kualitas pemilih yang kita siapkan mulai hari ini," pungkasnya. (rln)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....