PT PRI Tawarkan 13 Posisi di Job Fair 2026 Tarakan

  • 31 Jul 2026 14:16 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN – PT Phoenix Resources International (PRI) turut meramaikan bursa kerja Job Fair 2026 yang digelar Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kota Tarakan di UPTD LLK Tarakan, Kamis (30/7/2026).

Perusahaan industri bubur kertas ini membuka 13 lowongan pekerjaan untuk berbagai bidang sekaligus mendorong kesiapan tenaga kerja lokal agar sesuai kebutuhan industri.

HR Services Assistant Manager PT PRI, Yanuar, mengatakan keikutsertaan PT PRI di Job Fair 2026 bukan sekadar formalitas. Perusahaan memang tengah membutuhkan tenaga kerja baru dan berharap mendapatkan kandidat yang benar-benar memenuhi kualifikasi.

“Hari ini kita ikut job fair dengan membuka 13 lowongan pekerjaan. Informasi sudah kita share beberapa hari lalu lewat internet, sana kerja, dan media sosial. Harapannya, dari sini ada kandidat yang memenuhi syarat dan bisa join dengan kita,” ujar Yanuar.

Dari 13 posisi yang dibuka, PT PRI mencari tenaga di bidang teknik dengan kualifikasi pendidikan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing posisi, mulai dari lulusan SMK hingga sarjana, sebagaimana tercantum dalam brosur yang telah disebar.

“Sebagai industri bubur kertas, tentu kita harapkan orang-orang yang punya pengalaman relevan, terutama di mesin-mesin produksi. Bukan hanya dari pabrik kertas, tapi yang skill-nya nyambung,” jelas Yanuar.

Respon pencari kerja terhadap lowongan PT PRI cukup tinggi. Yanuar menyebut, hingga pukul 08.00 WITA, stan PT PRI sudah menerima 80 pelamar. Padahal total lowongan yang dibuka hanya 13 posisi.

“Responnya cukup positif. Tadi pagi jam 8 sudah 80 pelamar. Secara keseluruhan job fair hari ini ada sekitar 400 pelamar, tapi khusus ke PRI ada 80 yang sudah siap,” ungkap Yanuar.

Nantinya, seluruh lamaran akan diverifikasi. Pelamar yang memenuhi syarat akan dilanjutkan ke tahap seleksi berikutnya.

Yanuar menegaskan, PT PRI selalu konsisten ikut job fair setiap ada kebutuhan tenaga kerja. Hal ini menjadi komitmen perusahaan untuk membuka lapangan kerja sekaligus memberi kesempatan bagi putra-putri daerah.

“Selalu. Pertama, kita ikut itu karena ada kebutuhan. Kalau nggak ada kebutuhan kita ikut, nggak juga bagus kan. Kita pengen ada kebutuhan kita ikut,” tegasnya.

Lebih jauh, Yanuar berharap ada sinergi antara industri, pencari kerja, dan dunia pendidikan. Menurutnya, kesiapan SDM lokal untuk beradaptasi dengan kebutuhan industri perlu terus ditingkatkan.

“Harapan kita, informasi kebutuhan industri ini di-share ke seluruh masyarakat. Supaya putra-putri tempatan di sini punya kesempatan yang sama untuk bergabung,” tutup Yanuar.

Job Fair 2026 Tarakan diikuti 11 perusahaan dan menjadi salah satu upaya Pemkot Tarakan melalui Disperinaker untuk menekan angka pengangguran serta mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....