KONI Bulungan Siapkan Pembinaan Berjenjang Pasca Porprov

  • 22 Jul 2026 13:51 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.D, Tanjung Selor – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bulungan memastikan pembinaan atlet tidak berhenti setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara 2026.

Atlet-atlet yang menunjukkan prestasi terbaik akan langsung dipersiapkan melalui pembinaan berjenjang sebagai langkah menuju babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON).

Ketua KONI Kabupaten Bulungan, Heru Rachmady menegaskan, program unggulan Bulungan Unggul akan terus menjadi instrumen utama dalam menjaga kesinambungan pembinaan atlet agar tidak terputus setelah Porprov.

"Setelah Porprov nanti, kami akan kembali menjalankan program pembinaan. Atlet-atlet yang dipersiapkan menuju babak kualifikasi PON akan menjadi perhatian utama KONI. Program Bulungan Unggul akan tetap berjalan karena di situlah kita membina atlet-atlet potensial agar mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Heru.

Ia menjelaskan, Porprov bukanlah tujuan akhir pembinaan olahraga di Bulungan.

Ajang tersebut justru menjadi sarana untuk menjaring atlet-atlet terbaik yang selanjutnya akan mendapatkan pembinaan lebih intensif melalui program khusus yang telah disiapkan KONI.

"Porprov menjadi tahap seleksi untuk melihat siapa saja atlet yang benar-benar memiliki potensi. Setelah itu mereka tidak kami lepas begitu saja, tetapi langsung masuk dalam program Bulungan Unggul agar pembinaannya berlanjut menuju level yang lebih tinggi," katanya.

Heru mengungkapkan, pola pembinaan berjenjang tersebut telah membuahkan hasil menjelang PON Aceh-Sumatera Utara.

Sejumlah atlet yang masuk dalam program Bulungan Unggul mampu menunjukkan perkembangan prestasi yang signifikan setelah mendapatkan pembinaan secara intensif.

"Pengalaman sebelum PON Aceh-Sumut menjadi bukti bahwa program ini berjalan efektif. Atlet-atlet yang kami proyeksikan melalui Bulungan Unggul mampu berkembang dengan baik dan hasilnya cukup menggembirakan. Model pembinaan seperti ini akan terus kami lanjutkan," ungkapnya.

Menurut Heru, keberlanjutan pembinaan menjadi kunci agar Bulungan tidak tertinggal dari daerah lain yang lebih dulu memiliki sistem pembinaan atlet secara berkesinambungan.

"Kalau setiap selesai kejuaraan kita kembali mencari atlet baru tanpa ada pembinaan berjenjang, tentu kita akan kesulitan bersaing dengan daerah lain. Karena itu, atlet-atlet potensial yang sudah lahir harus terus dipelihara, ditingkatkan kualitasnya, dan dipersiapkan secara berkelanjutan agar mampu membawa nama Bulungan hingga tingkat nasional," tutupnya. (rln)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....