Pemprov Kaltara Dukung Pendirian Kampus Budaya Sebagai Benteng Identitas Daerah

  • 25 Jun 2026 17:15 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) menyatakan dukungan penuh terhadap wacana pendirian kampus atau fakultas budaya di wilayah tersebut. Langkah ini dinilai strategis dalam menjaga dan merawat identitas daerah di tengah derasnya arus modernisasi.

Dukungan tersebut ditegaskan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Pemprov Kaltara, Dr. Taufik Hidayat, STP., M.Si., saat membuka Dialog Kebudayaan. Menurutnya, keberadaan institusi pendidikan khusus budaya ini akan menjadi benteng pertahanan kelestarian sejarah lokal.

Selain menjadi pusat pelestarian, kehadiran kampus budaya ini juga diproyeksikan mampu membawa dampak positif yang lebih luas. Lembaga ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif baru yang berbasis pada kearifan lokal masyarakat Kalimantan Utara.

Taufik Hidayat mengungkapkan bahwa selama ini dokumen dan kajian mendalam mengenai historiografi lokal masih memerlukan ruang pengembangan yang lebih besar. Pendirian fakultas atau kampus khusus dinilai menjadi jawaban atas tantangan tersebut.

"Hingga saat ini penelitian mengenai sejarah dan kebudayaan Kalimantan Utara masih relatif terbatas, dibandingkan dengan potensi yang dimiliki daerah ini," ujar Taufik Hidayat.

Ia juga menambahkan bahwa investasi di bidang pendidikan kebudayaan ini tidak hanya melulu soal masa lalu, melainkan juga memiliki nilai tawar ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat di masa depan.

"Oleh karena itu, keberadaan kampus atau fakultas budaya tidak hanya penting bagi pelestarian budaya, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya masyarakat di Kalimantan Utara," lanjutnya.

Kegiatan Dialog Kebudayaan yang diinisiasi oleh Yayasan Sejarah dan Budaya Kaltara ini berlangsung dinamis. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari kalangan akademisi, budayawan, hingga para tokoh adat setempat.

Melalui momentum ini, Pemprov Kaltara berharap inisiasi pendirian kampus budaya dapat segera bertransformasi menjadi agenda bersama seluruh pemangku kepentingan. Hal ini dipandang sebagai investasi jangka panjang yang sangat berharga bagi generasi muda di wilayah perbatasan. (setya)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....