Gelorakan Emansipasi, Perempuan Bangsa PKB Kaltara Gelar Muswil 2026 di Tarakan

  • 16 Jun 2026 22:15 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN – Badan otonom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yakni Perempuan Bangsa Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), secara resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pada Selasa (16/6/2026) di Tarakan.

Ajang konsolidasi akbar ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, M.A, jajaran fungsionaris DPW PKB Kaltara, serta ratusan kader militan dari lima kabupaten dan kota se-Kaltara yang siap merapatkan barisan.

Muswil ini menjadi momentum krusial yang tidak hanya berfokus pada pergantian estafet kepemimpinan, melainkan juga mempertegas posisi perempuan sebagai motor penggerak pembangunan di Bumi Benuanta. Melalui forum tertinggi tingkat wilayah ini, Perempuan Bangsa Kaltara bertekad menyusun cetak biru (blueprint) program kerja yang lebih menyentuh kebutuhan riil masyarakat lokal. Penguatan peran perempuan di sektor publik dan domestik pun menjadi salah satu pilar utama yang diperdebatkan secara produktif.

Dalam pidato pembukaannya, Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, M.A, melayangkan apresiasi tinggi atas soliditas dan loyalitas kader di ujung utara pulau Kalimantan ini.

Pusat menitipkan misi besar agar kepengurusan baru yang lahir dari Muswil 2026 mampu melahirkan program kerja yang membumi, adaptif, dan solutif terhadap tantangan zaman. DPP berharap organisasi ini mampu memperluas sayap pengaruhnya secara masif di berbagai sektor strategis.

"Perempuan Bangsa harus terus menjadi ruang perjuangan bagi perempuan Indonesia, khususnya di Kalimantan Utara, untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat kepemimpinan, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa," tegas Nihayatul Wafiroh.

Sejalan dengan visi tersebut, Ketua Umum DPW PKB Kaltara Herman, S.Pi yang turut hadir memberikan sambutan mengingatkan bahwa sinergi antara struktur partai dan badan otonom adalah kunci kemenangan sejati.

Perempuan Bangsa dinilai memiliki keunggulan komparatif dengan pendekatan humanisnya yang mampu menyentuh akar rumput. Kekuatan ini dinilai sangat strategis untuk menggerakkan aksi sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

"Perempuan Bangsa memiliki peran yang sangat strategis dalam memperkuat basis perjuangan PKB. Kalian adalah motor penggerak utama dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat yang menyentuh hati rakyat secara langsung," ujar Herman.

Kehadiran para delegasi tangguh yang datang jauh-jauh dari Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan, Nunukan, Tana Tidung, hingga Malinau membuat ruang sidang pleno hidup dengan adu gagasan.

Forum ini secara intensif membedah lima rumpun isu krusial yang mencakup pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi keluarga berbasis UMKM, akses pendidikan dan kesehatan yang merata bagi ibu-anak, hingga peningkatan keterwakilan perempuan di panggung politik praktis.

Muswil akbar ini akhirnya ditutup dengan penuh khidmat melalui pembacaan rekomendasi strategis, pemilihan ketua terpilih, serta peneguhan komitmen kolektif seluruh kader. Melalui hasil keputusan bersama ini, Perempuan Bangsa PKB Kaltara siap bertransformasi menjadi wadah yang lebih progresif, inklusif, dan berkeadilan demi menjawab tantangan zaman dan membawa kemajuan nyata bagi seluruh masyarakat Kalimantan Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....