H Sutiono Ingatkan Umat Muslim untuk Berqurban

  • 27 Apr 2026 19:22 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Menjelang hari raya Idul Adha, umat Muslim diingatkan kembali mengenai pentingnya menunaikan ibadah kurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Hal ini disampaikan oleh narasumber Drs. H. Sutiyono dalam program Religi Pagi di kanal RRI Pro1 Tarakan, Senin (27/04).

Dalam tausiahnya, H Sutiyono menjelaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan syariat yang telah ada sejak zaman Nabi Adam AS hingga Nabi Ibrahim AS. Ia menekankan bahwa inti dari ibadah ini adalah keikhlasan dalam memberikan yang terbaik, sebagaimana teladan Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan putranya sebelum akhirnya digantikan oleh Allah dengan seekor domba.

Hukum dan ketegasan perintah terkait hukum berkurban, H Sutiyono memaparkan perbedaan pandangan di kalangan ulama. Mayoritas ulama seperti Imam Syafi'i dan Imam Maliki mengategorikannya sebagai Sunnah Muakkad (sunah yang sangat dianjurkan). Namun, ia memberikan catatan tegas bagi mereka yang mampu secara finansial.

"Rasulullah SAW pernah bersabda, barang siapa yang memiliki kelebihan rezeki namun tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat kami. Ini adalah teguran keras bagi kita yang mampu namun enggan berbagi," ujar H Sutiyono dalam siaran tersebut.

Ketentuan dan pembagian daging lebih lanjut, dijelaskan bahwa satu ekor kambing dapat diniatkan untuk satu orang maupun satu keluarga. Sementara untuk sapi atau unta, dapat dilakukan secara kolektif oleh tujuh orang. Ia juga mengimbau masyarakat untuk memilih hewan kurban yang sehat dan besar.

Mengenai pembagian hasil kurban, masyarakat diingatkan bahwa daging kurban sebaiknya dibagi menjadi tiga bagian, sepertiga untuk yang berkurban, sepertiga untuk fakir miskin, dan sepertiga sisanya sebagai hadiah untuk sesama. Namun, aturan berbeda berlaku bagi kurban nazar, di mana orang yang berkurban dilarang keras mengonsumsi daging kurbannya sendiri.

Niat dan Perencanaan Menutup sesi religi pagi, H Sutiyono mengajak masyarakat untuk mulai menyisihkan keuangan dari sekarang. Menurutnya, ibadah kurban memerlukan perencanaan dan niat yang kuat.

"Masih ada waktu sekitar satu bulan lagi. Mari kita niatkan dan sisihkan rezeki agar tahun ini kita bisa menjalankan perintah Allah melalui ibadah kurban," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....