Gandeng Kementerian Kehutanan, Hasan Saleh Edukasi Industri Perkayuan
- 05 Okt 2025 13:14 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan: Menggandeng Kementerian Kehutanan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Hasan Saleh menggelar bimbingan teknis evaluasi implementasi Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu (SVLK).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Mess Inhutani 1 Tarakan, Minggu (5/10/2025), Hasan Saleh mengundang puluhan warga untuk dibekali ilmu terkait upaya pelestarian hutan melalui usaha perkayuan.
Melalui kegiatan tersebut Hasan Saleh berharap narasumber yang hadir dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait upaya pelestarian hutan.
"Kita mengharapkan pak Beny (Kepala BPHL Wilayah XIII Samarinda, Benny Soedirman Fitrianto) dapat memberikan suatu pelajaran atau bimbingan teknis kepada masyarakat Kaltara sehingga pengetahuan yang diberikan bisa diserap dan dilaksanakan dengan baik," harap Hasan Saleh saat ditemui awak media disela kegiatan.
Sementara itu Kepala BPHL Wilayah XIII Samarinda, Benny Soedirman Fitrianto menjelaskan dalam kegiatan pihaknya berkolaborasi dengan anggota DPR RI Hasan Saleh selaku anggota Komisi 4 yang bermitra dengan Kementerian Kehutanan.
Pihaknya memberikan pemahaman kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terkait industri kehutanan.
"Kita sampaikan peluang-peluang usaha di Kalimantan Utara, khususnya di Tarakan masih cukup besar. Kebetulan kayunya cukup banyak. Jadi kalaupun membuka usaha di bidang industri kayu masih memungkinkan," ujar Benny Soedirman Fitrianto.
"Kami memberikan pemahaman apa sih industri kehutanan? Kemudian bagaimana cara mendapatkan izinnya, persyaratannya apa saja dan kami juga menyampaikan bahwa kami dari balai bisa membantu untuk mendapatkan sertifikafnya," sambung Benny kepada awak media.
Menurutnya dengan bantuan yang diberikan pemerintah untuk mengurus sertifikat dinilai cukup membantu terutama pelaku UMKM.
Ia menekankan pihaknya siap mendampingi pelaku usaha sampai mendapatkan sertifikat SVLK. Karena nantinya akan ditanyakan juga terkait bahan baku yang didapat dari mana, penatausahaannya dan lain-lain.
Selain mengundang pelaku UMKM pihaknya juga menghadirkan sejumlah industri perkayuan di Tarakan.Seperti PT IDEC Awi, PT intraca Manufacturing dan PT Phoenix Resources Internasional (PT PRI). (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....