Orang Tua Adalah Madrasah Pertama Literasi Al-Qur'an
- 09 Mar 2026 11:51 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Program Dialog Ramadhan di Programa 1 RRI Tarakan menghadirkan Ustaz Imam Hambali, untuk mengupas tuntas tema "Ramadhan Bulan Literasi Al-Qur'an". Dalam diskusi tersebut, Ustaz Imam menekankan peran krusial orang tua sebagai pendidik pertama bagi anak-anak dalam mengenal kitab suci.
Ustaz Imam menjelaskan bahwa literasi Al-Qur'an bagi anak sebaiknya dimulai sedini mungkin, bahkan sejak masih dalam kandungan. Ia mengibaratkan ibu sebagai al-madrasatul ula atau sekolah pertama, di mana nilai-nilai ketauhidan dan kecintaan pada Al-Qur'an mulai ditanamkan melalui pendengaran janin terhadap lantunan ayat suci.
Lebih lanjut, ia memaparkan sebuah riset ilmiah yang menunjukkan bahwa suara dan ritme yang didengar janin dapat memengaruhi karakter anak setelah lahir. Oleh karena itu, membiasakan diri membaca Al-Qur'an saat hamil sangat disarankan untuk membentuk pribadi anak yang saleh dan salihah.
Ketika anak telah lahir, Ustaz Imam menyarankan orang tua untuk terus memperdengarkan kalimat thayyibah dan ayat-ayat pendek. Saat anak mulai belajar bicara, orang tua hendaknya menjadi guru pertama yang mengajarkan Surah Al-Fatihah, mengingat surah tersebut merupakan rukun dalam salat.
"Keuntungan besar bagi orang tua yang mengajarkan sendiri Al-Qur'an adalah aliran pahala yang tidak terputus. Setiap kali anak tersebut membaca ayat yang diajarkan orang tuanya dalam salat, maka pahala tersebut akan terus mengalir kepada orang tuanya sebagai amal jariyah," Ungkapnya.
Ia juga menyoroti fenomena orang tua zaman sekarang yang terlalu mengandalkan guru mengaji atau TPA tanpa ikut andil di rumah. Ustaz Imam mengingatkan agar orang tua tidak melepaskan tanggung jawab pendidikan dasar agama ini sepenuhnya kepada pihak luar.
"Membangun generasi pecinta Al-Qur'an memerlukan konsistensi dan contoh nyata dari orang tua. Dengan menjadikan rumah sebagai pusat literasi Al-Qur'an, diharapkan karakter bangsa yang Qur'ani dapat terwujud sejak dari unit terkecil masyarakat." Tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....