Bulan Ramadhan, 5 Karakter Hamba yang Diangkat Derajatnya
- 09 Mar 2026 09:58 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan – Bulan Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum bagi setiap Muslim untuk meningkatkan kualitas diri di hadapan Sang Pencipta. Dalam program Dialog Ramadhan di Programa 1 RRI Tarakan, Ustaz Muksin mengupas tuntas rahasia menjadi hamba yang istimewa.
Menurut Ustaz Muksin, merujuk pada pemikiran Syekh Jarullah, karakteristik pertama adalah memiliki hati yang ikhlas dan penuh syukur. Hamba yang derajatnya diangkat akan merasa sangat bahagia dan gembira menyambut datangnya bulan suci ini sebagai peluang emas, bukan beban.
Karakteristik kedua adalah Mujahidun linafsih atau bersungguh-sungguh dalam beribadah. Ustaz menekankan bahwa tanda keikhlasan seseorang terlihat dari caranya mengisi waktu Ramadhan dengan amal saleh yang tidak main-main demi mengejar bekal akhirat.
Ketiga adalah Ratibul Amal, yakni menjaga kerapian dalam beribadah. Hal ini berarti ibadah yang dilakukan memiliki ritme yang terjaga, seperti salat tarawih yang konsisten dari awal hingga akhir bulan, serta target tilawah Al-Qur'an yang jelas.
"Hamba yang mulia adalah mereka yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman utama. mengingatkan bahwa para ulama terdahulu bahkan mengkhatamkan Al-Qur'an berkali-kali selama Ramadhan karena menyadari Al-Qur'an adalah cahaya petunjuk,"Ungkap Ustaz Muksin.
Karakteristik kelima adalah menjadikan Ramadhan sebagai Tarbiyah Amaliah atau pendidikan amal sosial. Ibadah yang dilakukan diharapkan mampu membentuk pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar, seperti berbagi takjil atau menjadi solusi atas masalah sosial.
Selain itu, memperbanyak doa dan istigfar menjadi kunci penting untuk membersihkan jiwa. Ustaz Muksin menjelaskan bahwa dengan pengakuan dosa dan permohonan ampun, seorang hamba akan semakin dekat dengan rahmat Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....