Empat Hal Akan Ditanyakan Saat Hari Kiamat
- 08 Mar 2025 23:22 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan: Di Hari Kiamat, setiap langkah manusia akan tertahan oleh pertanyaan yang menentukan nasibnya di akhirat nanti. Bukan tentang seberapa tinggi jabatannya, seberapa besar hartanya, atau seberapa terkenalnya di dunia, melainkan tentang bagaimana ia menjalani hidupnya.
Ada empat hal utama yang akan ditanya pada Hari Kiamat berdasarkan hadits Rasulullah SAW. Hadits ini diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, yang menyebutkan bahwa manusia tidak akan melangkah dari tempatnya pada Hari Kiamat sebelum ditanya tentang empat hal.
“Hal yang pertama yaitu tentang umurnya, untuk apa ia gunakan,” papar Ustadz Syopyan, S.Ag., M.Pd., dalam Dialog Ramadhan Pro 1 RRI Tarakan edisi rabu (5/3).
| Baca juga: Polda Kaltara Bagikan Ratusan Paket Takjil |
Umur menjadi anugerah terbesar yang diberikan Allah kepada manusia, sekaligus ujian yang akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Setiap detik yang berlalu akan ditanya: digunakan untuk apa? Apakah dihabiskan dalam ketaatan dan kebaikan, atau justru terbuang sia-sia dalam kelalaian? Waktu yang terus berjalan tidak akan pernah kembali, dan setiap langkah yang diambil akan menentukan akhir perjalanan.
“Gak usah jauh-jauhlah misalnya sebuah jabatan saja dalam waktu 5 tahun. Misalnya begitu. Itu kan diminta pertanggungjawaban. Selama 5 tahun itu ngapain gitu kan? Nah, Allah berikan waktu kepada kita 60 tahun, nah untuk apa selama 60 tahun itu? gitu kan? Jadi, benar-benar, sekali lagi bahwa kita diminta untuk sangat-sangat bijak dalam memanfaatkan waktu sekecil apapun, waktu yang sedikit saja, waktu yang Allah berikan kepada kita itu pasti akan dimintai pertanggungjawaban,” tegas Ustadz Syopyan.
Lalu, hal yang berikutnya ditanyakan yaitu tentang ilmu yang kita miliki. Apakah diamalkan setelah mengetahuinya, atau tidak.
“Yang kedua yaitu tentang ilmunya. Sudahkah diamalkan? Jangan-jangan gitu ya, jangan-jangan kita ini banyak ilmu, banyak aja ilmunya. Tetapi amalnya enggak ada begitu,” ungkap Ustadz.
Selain umur dan ilmu, lanjut Ustadz Syopyan, hal lain yang akan Allah tanyakan kepada hamba-Nya dihari kiamat yaitu jasad kita. Jasad merupakan titipan Allah yang akan dimintai pertanggungjawaban pada Hari Kiamat. Setiap anggota tubuh yang diberikan—mata, telinga, tangan, kaki—semuanya akan menjadi saksi atas bagaimana ia digunakan di dunia.
Lalu yang terakhir, yang akan Allah mintai pertanggungjawaban kepada kita di Hari Kiamat yaitu harta yang kita punya. Harta menjadi salah satu amanah yang akan dihisab dari kita pada Hari Kiamat. Bukan hanya tentang seberapa banyak yang dimiliki, tetapi juga bagaimana cara mendapatkannya dan ke mana ia dibelanjakan.
“Hartanya dari mana engkau dapatkan dan kemana engkau gunakan harta tersebut?,” pungkas Ustadz Syopyan.
Empat hal tersebut pada akhirnya menjadi cerminan dari bagaimana kita menjalani hidup di dunia. Umur yang terus berlalu, jasad yang menjadi saksi, harta yang diuji, dan ilmu yang dititipkan, semuanya akan menentukan akhir perjalanan kita di hadapan Allah SWT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....