Kondisi Geografis dan Cuaca Ekstrem Amerika Utara Tak Pengaruhi Pemain Eropa

  • 31 Mei 2026 20:59 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN - Gelaran Piala Dunia 2026 yang dilaksanakan di tiga negara Amerika Utara pada musim panas sempat memicu kekhawatiran terkait adaptasi suhu udara.

Namun, para pengamat menilai tantangan geografis kali ini tidak akan seberat atmosfer panas ekstrem yang sempat merusak fisik tim-tim Eropa saat bertanding di Qatar 2022 lalu.

Bro Biki Alfar Ray menilai mayoritas pemain top saat ini sudah terbiasa dengan tuntutan fisik di berbagai kondisi cuaca.

"Kalau geografis kayaknya enggak terlalu ngaruh deh Bang, kayak sepengaruh waktu kita Piala Dunia di Qatar itu kemarin... Mungkin kayaknya enggak terlalu ngaruh deh Bang kalau misalkan untuk ke geografis dan juga cuacanya," tukas Biki Alfar Ray.

Akan tetapi, Bung Agung Pribadi mengingatkan bahwa urusan cuaca tetap bisa memberikan kejutan atau menjadi faktor non-teknis pendukung (factor luck) bagi negara tertentu.

"Memang kadang-kadang faktor cuaca itu juga bisa jadi faktor luck ya, bukan penentu utama tapi faktor luck... Tapi saya rasa itu pasti sudah diantisipasilah sama manajemen tim mereka kan bagaimana mem-manage pemain dengan pola cuaca seperti ini," kata Agung Pribadi.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....