Piala Dunia 2026, Timnas Iran Belum Kantongi Visa

  • 30 Mei 2026 13:55 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Jelang perhelatan Piala Dunia 2026, Tim Nasional (Timnas) Iran justru menghadapi masalah serius. Tim Melli (julukan Iran) belum mendapatkan visa masuk ke Amerika Serikat.

Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, mengaku situasi tersebut membuat Iran tidak berada dalam kondisi ideal dibanding negara peserta lainnya.

“Kami tidak tahu apakah mereka akan memberikan visa kepada para pemain atau tidak,” ujar Pasandideh dalam konferensi pers di Kota Tijuana, Meksiko.

Bahkan, pemusatan latihan Iran yang dijadwalkan di Tucson, Arizona, Amerika Serikat harus dipindahkan ke Tijuana, kota perbatasan Meksiko yang dekat dengan wilayah AS.

Pasandideh menilai Amerika Serikat sebagai tuan rumah belum menjalankan tanggung jawabnya dengan baik terhadap Iran. “Kami tidak mengikuti Piala Dunia dalam kondisi yang setara. Kami tidak bisa mempersiapkan tim sebagaimana mestinya,” katanya.

Ia juga menyebut situasi perang di Timur Tengah sejak 28 Februari lalu, memberikan pengaruh terhadap persiapan Iran menuju Piala Dunia 2026.

Federasi Sepak Bola Iran sebelumnya berharap para pemain mendapatkan visa multiple entry karena seluruh laga fase grup mereka berlangsung di kota-kota Amerika Serikat.

Iran dijadwalkan bermain di Los Angeles melawan Selandia Baru pada 15 Juni 2026, kemudian menghadapi Belgia pada 21 Juni 2026. Setelah itu, Iran akan terbang ke Seattle untuk menghadapi Mesir pada 26 Juni 2026.

Sejumlah diplomat Iran juga dilaporkan mengunjungi stadion tempat latihan tim di Tijuana, Rabu (27/05/2026). Mereka turut bertemu dengan aparat keamanan setempat untuk membahas persiapan dan situasi keamanan tim.

Masalah visa ini menjadi perhatian besar karena Iran merupakan salah satu peserta reguler Piala Dunia dalam beberapa edisi terakhir. Situasi politik antara Iran dan Amerika Serikat disebut menjadi faktor yang memperumit proses administrasi menjelang turnamen.

Iran tetap berharap FIFA dan pihak penyelenggara dapat membantu memastikan seluruh pemain dan staf bisa memasuki Amerika Serikat tepat waktu sebelum laga pertama dimulai. (Bc/sti)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....