Lari Kian Jadi Pilihan, Ini Cara Berlari Aman dan Tidak Cepat Lelah
- 30 Sep 2026 20:07 WIB
- Tarakan
RRI. CO. ID, Tarakan - Lari kerap menjadi pilihan utama untuk menjaga kebugaran karena mudah dilakukan. Tak heran jika olahraga ini terus digemari, baik oleh pemula maupun pelari berpengalaman. Namun semangat yang berlebihan justru sering jadi masalah: banyak orang terlalu bersemangat di awal hingga memaksakan diri, lalu cepat lelah atau cedera.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut lima tips berlari yang disarankan para dokter dalam panduan American Medical Association (AMA):
1. Kenali kondisi tubuh. Nyeri dan bengkak adalah tanda tubuh butuh istirahat. Sedikit pegal masih wajar, tetapi jika setiap langkah terasa sakit atau muncul keluhan seperti nyeri tumit, sebaiknya hentikan aktivitas sementara.
2. Tambah durasi dan jarak secara bertahap. Pemula tidak disarankan langsung memaksakan lari jarak jauh. Kombinasi jalan dan lari bisa dicoba, misalnya jalan 5 menit lalu lari 1 menit, kemudian diulang dan durasi larinya ditambah pelan-pelan.
3. Ikuti program latihan. Bagi yang butuh panduan, tersedia banyak program latihan, mulai dari persiapan 5K hingga maraton. Rutinitas yang terstruktur, dengan selang-seling lari berat dan ringan, membantu tubuh beradaptasi lebih konsisten.
4. Jangan lewatkan pemanasan. Jalan cepat 2 sampai 3 menit atau gerakan ringan seperti lunge dan latihan pinggul dapat membuat tubuh lebih siap dan mengurangi risiko cedera.
5. Selipkan jalan di tengah lari. Berjalan sesekali memberi waktu pemulihan singkat bagi tubuh. Cara ini bahkan bisa dipakai dalam maraton, misalnya saat melewati titik air minum.
Intinya, lari yang nyaman dimulai dari kesabaran. Mulai dari porsi kecil, dengarkan sinyal tubuh, dan tingkatkan perlahan. Dengan begitu, stamina terbangun tanpa harus memaksakan diri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....