Mata Kucing , Buah Kaya Nutrisi dan Vitamin C

  • 31 Jul 2026 14:38 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Buah mata kucing adalah nama lain atau jenis lain Kelengkeng (Dimocarpus longan), memiliki profil nutrisi yang jauh lebih kaya dari sekadar camilan pereda dahaga. Di balik daging buahnya yang manis dan lembut, tersimpan komposisi gizi yang padat dan bermanfaat bagi tubuh. Berdasarkan berbagai data gizi pangan, setiap 100 gram porsi segar buah ini, atau setara dengan 15 hingga 20 butir berukuran sedang, mengandung sejumlah nutrisi vital yang layak diketahui masyarakat.

Dari sisi energi, mengandung sekitar 60 hingga 70 kalori per 100 gram, yang sebagian besar disumbangkan oleh karbohidrat sederhana seperti fruktosa, glukosa, dan sukrosa. Kandungan gula alami inilah yang memberikan rasa manis khas sekaligus menjadikan buah ini sumber energi instan yang mudah dipecah dan diserap oleh sistem pencernaan.

Melansir dari Halodoc ,salah satu keunggulan utama buah mata kucing terletak pada kandungan vitamin C atau asam askorbat yang tergolong tinggi. Konsumsi 100 gram Mata Kucing segar diketahui dapat memenuhi hingga 80 sampai 140 persen dari angka kebutuhan gizi vitamin C harian orang dewasa, tergantung pada varietas dan tingkat kematangannya, sehingga menjadikannya salah satu sumber vitamin C alami yang cukup potensial.

Selain vitamin C, mata kucing juga mengandung vitamin B kompleks, seperti riboflavin, tiamin, dan niasin dalam jumlah yang moderat. Kelompok vitamin ini berperan penting dalam menjaga fungsi optimal sistem saraf, sekaligus membantu proses metabolisme karbohidrat menjadi energi seluler yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas sehari-hari.

Tidak hanya vitamin, buah ini juga memasok sejumlah mineral esensial seperti kalium, tembaga, magnesium, dan zat besi. Kalium berperan penting dalam transmisi sinyal saraf dan menjaga keseimbangan cairan dalam pembuluh darah, sementara zat besi dan tembaga menjadi komponen krusial dalam proses pembentukan sel darah merah.

Meskipun teksturnya lembut dan tidak berserat kasar seperti apel atau pepaya,buah ini tetap menyumbangkan serat larut air yang cukup baik untuk memelihara mikrobioma usus dan memperlancar gerakan peristaltik sistem pencernaan. Dengan profil nutrisi selengkap ini, masyarakat diimbau untuk menjadikan Mata Kucing sebagai salah satu pilihan buah dalam konsumsi harian secara wajar dan seimbang. (Desita)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....