Kupas Tuntas Flu: Dari Perbedaan Medis hingga Cara Ampuh Putus Rantai Penularan
- 25 Apr 2026 11:17 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan: Banyak masyarakat yang sering kali salah kaprah dengan menganggap semua gangguan hidung tersumbat atau pilek sebagai influenza. Padahal, secara medis terdapat perbedaan signifikan antara influenza dengan batuk pilek biasa atau common cold.
Menurut dr. Ingolda Nadaa Nabiilah MHPE, dalam Tarakan Siang Ini RRI Tarakan, influenza merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengan serangan atau onset yang terjadi secara cepat, yang biasanya disertai gejala demam, sakit otot, pusing, batuk, hingga nyeri tenggorokan.
| Baca juga: Hewan Peliharaan Tak Sekadar Teman Bermain |
Berbeda dengan influenza, gejala common cold cenderung lebih ringan dan bersifat self-limited disease atau dapat sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu sekitar tujuh hari melalui istirahat yang cukup. dr. Nada menekankan bahwa pengobatan untuk flu ringan umumnya bersifat suportif, yakni berdasarkan gejala yang dirasakan, seperti memberikan parasetamol saat demam atau mengonsumsi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Mengenai berbagai mitos yang beredar, dr. Nadaa meluruskan bahwa cuaca dingin atau kehujanan sebenarnya bukanlah penyebab langsung dari flu, melainkan faktor yang menurunkan daya tahan tubuh sehingga virus lebih mudah menyerang. Begitu pula dengan anggapan bahwa minum es dapat memperparah flu, hal ini dikategorikan sebagai mitos karena es hanya memicu reaksi tidak nyaman pada tubuh yang sedang demam, namun tidak memperburuk infeksi virus itu sendiri.
| Baca juga: Mengenal Maag, Gerd dan Asam Lambung |
Untuk perlindungan jangka panjang, masyarakat disarankan melakukan vaksinasi influenza secara rutin setiap satu tahun sekali. Meskipun tidak menjamin kebal 100% dari semua varian virus yang terus bermutasi, vaksinasi ini efektif dalam meminimalisir risiko komplikasi berat seperti pneumonia atau infeksi paru-paru.
Sebagai langkah pencegahan di lingkungan keluarga, dr. Nada membagikan "tiga langkah emas" untuk memutus rantai penularan. Pertama, meningkatkan sistem imun melalui gizi seimbang, olahraga, dan menghindari stres. Kedua, menjaga higienitas dengan rajin mencuci tangan serta menerapkan etika batuk dan bersin yang benar, terutama bagi anggota keluarga yang sedang sakit. Ketiga, memastikan sirkulasi udara di dalam rumah berjalan baik dengan ventilasi yang cukup, guna mencegah virus terus berputar di ruangan tertutup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....