Lagi Emosi? Lepaskan! Jangan Dipendam

  • 30 Sep 2025 22:28 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Banyak orang diajarkan sejak kecil untuk "menahan marah", "tidak boleh cengeng", atau "tetap kuat meski hati terluka". Akibatnya, memendam emosi menjadi kebiasaan yang dianggap wajar. Padahal, kebiasaan ini bisa berdampak serius, baik secara mental maupun fisik.

Menurut para Psikolog, memendam emosi adalah kondisi ketika seseorang menahan perasaan negatif seperti marah, sedih, kecewa, atau takut tanpa mengekspresikannya secara sehat. Hal ini sering dilakukan demi menjaga hubungan, menghindari konflik, atau karena takut dianggap lemah.

Namun, studi menunjukkan bahwa memendam emosi secara terus-menerus bisa menyebabkan gangguan kecemasan, depresi, bahkan gangguan fisik seperti sakit kepala, tekanan darah tinggi, hingga gangguan pencernaan.

Tidak hanya itu, memendam emosi juga bisa merusak hubungan dengan orang terdekat. Komunikasi yang tidak jujur, pasif-agresif, atau mudah tersinggung bisa muncul sebagai efek dari emosi yang tak pernah disalurkan.

Apa Solusinya?

Psikolog menyarankan agar masyarakat mulai belajar mengelola emosi secara sehat, bukan menekannya. Caranya antara lain:

Menyadari dan mengakui perasaan diri sendiri

Berbicara dengan orang yang dipercaya

Menulis jurnal

Berkonsultasi dengan tenaga profesional

Mengungkapkan perasaan bukan tanda kelemahan, melainkan bentuk keberanian dan kepedulian terhadap diri sendiri.

Di tengah kehidupan yang semakin menuntut dan serba cepat, belajar mengenali dan mengekspresikan emosi menjadi keterampilan penting untuk menjaga kesehatan jiwa dan raga. Sehat-sehat yaaa kitaaa... (RV)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....