Kolagen : Pengertian, Fungsi serta Faktor yang Mempengaruhi
- 23 Sep 2025 13:53 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan : Kolagen adalah protein utama yang menjaga kekenyalan kulit, kesehatan sendi, dan daya tahan tubuh. Kolagen dianggap sebagai fondasi kemudaan yang ada di tubuh kita. Secara harfiah, kolagen berarti "lem" atau jaringan ikat, dan ditemukan di hampir setiap bagian tubuh, termasuk tulang, otot, kulit, usus, pembuluh darah, jantung, dan bahkan kornea mata.
Kolagen yang cukup tidak hanya memengaruhi kulit agar terlihat lebih muda, tetapi juga memengaruhi otot, tulang, dan sendi. Di kulit, kolagen berperan sebagai pilar penyokong. Kekurangan kolagen dapat menyebabkan kerutan dan kulit menipis. Pada organ dalam seperti pembuluh darah jantung, kolagen berfungsi untuk elastisitas dan kekuatan, mencegah kerapuhan dan pendarahan.
Terapi kolagen sudah ada sejak tahun 2500 sebelum Masehi, di mana orang-orang menggunakan makanan seperti sup dan ekstrak olesan untuk menjaga awet muda. Saat ini, penggunaan suplemen dan skincare kolagen telah berkembang menjadi mikronutrien agar mudah diserap tubuh, baik melalui aplikasi maupun konsumsi.
| Baca juga: Mengapa Muncul Garis-garis pada Leher? |
Menurut Natalia Ida Kartanti, Ners., M.Kep ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi produksi kolagen, ia menjelaskan bahwa produksi kolagen mencapai puncaknya di usia 20 tahun, kemudian akan mengalami degradasi atau penurunan fungsi seiring bertambahnya usia. Tubuh sebenarnya dapat memproduksi kolagen sendiri dari makanan berprotein, tetapi proses ini melambat seiring usia.
Faktor lainnya yaitu gaya hidup (termasuk genetika) sangat memengaruhi produksi kolagen. Kolagen banyak diproduksi saat tidur, oleh karena itu, penting untuk tidur cukup (6-7 jam, bahkan 9 jam untuk wanita pramenstruasi) dan di waktu yang tepat (paling lambat jam 11 malam).
Penurunan kolagen mulai terlihat di usia 30-35 tahun, biasanya muncul di garis mata dan leher. Penting untuk mulai menjaga pola hidup sehat sejak usia 20 tahun sebagai persiapan untuk perubahan yang akan datang.
| Baca juga: Mengapa Kulit Kendor di Masa Tua |
Natalia juga menjelaskan mengenai perawatan dan konsumsi kolagen, Penggunaan skincare disarankan sejak awal menstruasi, dimulai dengan pembersih dan pelembap. Skincare anti-aging direkomendasikan untuk usia 30, 35, atau 40 tahun. Retinol, salah satu bahan skincare yang efektif untuk kolagen, harus digunakan dengan hati-hati karena dapat menyebabkan iritasi.
Mulailah dengan kadar terkecil, gunakan di malam hari, dan selalu kombinasikan dengan sunscreendi pagi hari. Makanan yang kaya kolagen meliputi tulang, kulit (ikan, ayam, sapi), dan bagian seperti ceker ayam.
Sup adalah cara terbaik untuk mendapatkan kolagen dari bahan-bahan tersebut, terutama jika ditambahkan rempah-rempah (bawang), sayuran (wortel, kentang), dan vitamin C (tomat, jeruk nipis) untuk membantu penyerapan maksimal. Tidak hanya kolagen, nutrisi pendukung seperti zat besi, vitamin C, dan vitamin E juga penting untuk metabolisme kolagen yang optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....