Sekolah Rakyat Tarakan Ubah Karakter Anak dari Keluarga Prasejahtera
- 31 Mei 2026 19:04 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Sekolah Rakyat (SR) Kota Tarakan kini menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Mengacu pada Inpres Nomor 8 Tahun 2025, sekolah ini tidak hanya memberikan akses pendidikan formal, tetapi juga memfasilitasi kebutuhan dasar siswa, mulai dari makan hingga pakaian, sekaligus memberdayakan orang tua mereka.
Kepala Sekolah Rakyat Kota Tarakan, Marisa Aulia, menjelaskan bahwa profil siswa di SR memang difokuskan pada keluarga yang terdata dalam desil 1 dan 2. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga memperbaiki karakter anak yang sebagian besar sebelumnya menghabiskan waktu di jalanan.
"Kami fokus pada kedisiplinan dan karakter. Anak-anak yang masuk SR sebagian besar mengalami peningkatan gizi yang signifikan, bahkan banyak yang tumbuh lebih sehat hingga baju sekolahnya tidak muat lagi," ungkap Marisa dengan bangga.
Proses rekrutmen siswa saat ini sudah lebih terdigitalisasi melalui aplikasi "Setara" milik Kementerian Sosial. Hal ini memungkinkan pendataan lebih akurat terhadap anak usia sekolah yang membutuhkan bantuan di wilayah Tarakan.
Tantangan terbesar yang dihadapi, menurut Marisa, adalah pengaruh pola asuh dan tuntutan ekonomi keluarga. Tak jarang, orang tua menarik anaknya kembali untuk bekerja karena masih terjebak dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, meski aturan wajib belajar sudah ada.
Meski demikian, SR terus memberikan kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat dan bakat siswa. Selain itu, pembinaan spiritual dan sosial menjadi bagian integral dari keseharian siswa di asrama untuk menciptakan karakter yang jauh lebih baik dari sebelumnya.
SR juga menjadi lembaga inklusif yang terbuka bagi anak dengan kebutuhan khusus, dengan dukungan rujukan ke Sentra Handayani di Jakarta jika diperlukan penanganan lebih lanjut terkait kondisi mental atau fisik tertentu.
Marisa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden dan Kementerian Sosial atas gagasan cemerlang ini. Keberadaan SR telah membantu 64 murid di Tarakan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak dan masa depan yang lebih cerah.
"Kami berharap dukungan terus mengalir, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, agar sekolah rakyat terus maju dan mampu menampung lebih banyak anak-anak yang membutuhkan," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....