Remaja dan Gawai: antara Kebutuhan dan Kecanduan

  • 29 Apr 2026 15:06 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, penggunaan gawai seperti smartphone dan tablet sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan remaja. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat memicu kecanduan yang berdampak pada kesehatan fisik, mental, hingga prestasi belajar.

Fenomena kecanduan gawai kini semakin sering ditemukan. Banyak remaja menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game, menonton video, atau berselancar di media sosial tanpa kontrol yang jelas. Akibatnya, waktu belajar berkurang, pola tidur terganggu, dan interaksi sosial di dunia nyata menjadi menurun.

Para ahli menyebutkan bahwa salah satu kunci utama untuk mengatasi hal ini adalah kemampuan mengendalikan nafsu atau dorongan diri. Nafsu untuk terus menggunakan gawai sering kali muncul karena rasa penasaran, hiburan instan, atau keinginan untuk tidak ketinggalan tren. Tanpa pengendalian diri, kebiasaan ini bisa berkembang menjadi kecanduan.

Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk menjaga diri agar tidak terjebak dalam penggunaan gawai yang berlebihan. Pertama, membuat jadwal penggunaan gawai yang jelas, misalnya hanya digunakan setelah menyelesaikan tugas sekolah. Kedua, mengisi waktu luang dengan kegiatan lain seperti olahraga, membaca, atau berkumpul dengan keluarga dan teman. Ketiga, mematikan notifikasi yang tidak penting agar tidak terus-menerus terdistraksi.

Peran orang tua dan lingkungan juga sangat penting. Orang tua diharapkan dapat memberikan contoh penggunaan gawai yang bijak serta mengawasi aktivitas digital anak. Sementara itu, sekolah dapat memberikan edukasi tentang dampak kecanduan gawai dan pentingnya manajemen waktu.

Dengan kesadaran dan disiplin diri, remaja dapat memanfaatkan teknologi secara positif tanpa harus terjebak dalam kecanduan. Mengendalikan nafsu bukan berarti menjauhi teknologi sepenuhnya, melainkan menggunakan gawai secara bijak agar tetap seimbang antara dunia digital dan kehidupan nyata.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....