Seminar Nasional Memperingati Hari Listrik Nasional ke-80 HMTE-UBT
- 30 Okt 2025 09:51 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan : Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (Harlisnas) ke-80, Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Borneo Tarakan (HMTE UBT) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Optimalisasi Pemberdayaan Gas Alam sebagai Upaya Penurunan Emisi Karbon serta Kemandirian Kelistrikan di Kalimantan Utara” pada Sabtu, 25 Oktober 2025.
Triyanto Rochman sebagai Ketua Umum HMTE Menuturkan bahwa Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah dalam membangun sistem kelistrikan yang bersih, andal, dan berkelanjutan, serta menghubungkan semangat kemandirian energi sejak 1945 dengan langkah nyata menuju Net Zero Emission 2060.
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dr. Ir. Patria Julianto, S.T., M.T., IPM (Ketua Jurusan Teknik Elektro UBT), Oddy Permana Putra Sinaga (Asisten Manager Perencanaan PLN UP3 Kaltara), dan Murip Mulyadi (General Manager PT. Kayan LNG Nusantara). Ketiganya membahas secara komprehensif peran gas alam sebagai energi transisi, potensi energi lokal Kaltara, serta sinergi lintas sektor dalam mewujudkan kemandirian energi daerah.
Dari perspektif akademik, Dr. Ir. Patria Julianto menekankan bahwa transisi energi tidak hanya bergantung pada kemajuan teknologi, tetapi juga pada ketersediaan sumber daya manusia unggul yang menguasai kompetensi teknis dan soft skill di bidang ketenagalistrikan. Ia memaparkan sejumlah topik riset strategis yang relevan dengan pengembangan sistem kelistrikan di Kalimantan Utara, antara lain optimasi sistem tenaga listrik, integrasi energi terbarukan, serta perencanaan interkoneksi jaringan antarpulau seperti Tarakan–Bunyu melalui kabel bawah laut.
Sementara itu, dari sisi industri kelistrikan, Oddy Permana Putra Sinaga menjelaskan bahwa gas alam menjadi langkah strategis dalam menurunkan emisi karbon sekaligus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Tarakan. Melalui pemanfaatan Stasiun Regasifikasi LNG, PLN berhasil beralih dari pembangkit berbasis BBM menuju energi gas alam yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mencapai Net Zero Emission 2060.
Adapun dari perspektif industri energi, Murip Mulyadi memperkenalkan Liquefied Natural Gas (LNG) sebagai solusi distribusi gas alam yang efisien untuk mendukung sistem kelistrikan di wilayah kepulauan seperti Tarakan. Ia menjelaskan bahwa dengan penerapan teknologi isotank dan stasiun regasifikasi modular, LNG dapat dikirim ke lokasi-lokasi terpencil dan langsung dimanfaatkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG).
Kegiatan seminar ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Listrik Nasional (Harlisnas) 2025 yang sepenuhnya diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Borneo Tarakan. Rangkaian acara akan berlanjut dengan Kunjungan Industri pada 29 Oktober serta Closing Ceremony pada 1 November, yang akan dimeriahkan oleh berbagai lomba dan pertunjukan hiburan Imbuh Triyanto.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan akademik, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaboratif dan peran nyata sebagai agen perubahan dalam mewujudkan kemandirian energi di Kalimantan Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....