Siapkan Talenta Data Masa Depan, Kemdikti Saintek Luncurkan Satria Data 2026

  • 03 Mei 2026 17:54 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan ajang Statistika Ria dan Festival Sains Data (Satria Data) tahun 2026. Sosialisasi kegiatan ini dilaksanakan secara daring tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 sebagai pengingat pentingnya adaptasi pendidikan terhadap era berbasis data. Kegiatan ini bertujuan untuk menguji kemampuan mahasiswa serta memahami pemanfaatan data dalam menjawab berbagai permasalahan nyata di masyarakat.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Beni Bandanajaya, menyampaikan bahwa kebutuhan akan talenta di bidang statistika dan sains data terus meningkat seiring dengan berkembangnya teknologi. Namun, saat ini ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang siap dibidang tersebut masih belum mencukupi tantangan industri dan pemerintah. Oleh karena itu, perguruan tinggi didorong untuk menyiapkan lulusan yang relevan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Satria Data 2026 mengusung tiga agenda utama, yakni pengembangan wawasan melalui seminar nasional, berbagai cabang lomba, serta program credit earning yang dapat diintegrasikan dengan pembelajaran di kampus. Program credit earning ini menawarkan bobot 2 hingga 3 SKS bagi mahasiswa yang mengikuti perkuliahan daring mulai Juni hingga Juli 2026. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis sekaligus soft skill mahasiswa melalui kolaborasi antar-perguruan tinggi.

Terdapat empat cabang kompetisi utama dalam ajang ini, yaitu National Statistics Competition (NSC) yang bersifat perseorangan, serta tiga lomba beregu yakni Statistics Essay Competition (SEC), Statistics Infographic Competition (SIC), dan Big Data Challenge (BDC). Khusus untuk BDC, panitia bekerja sama dengan AWS Indonesia guna menyediakan studi kasus nyata yang menantang peserta untuk melakukan prediksi dan optimasi data. Setiap tim dalam lomba beregu terdiri dari tiga orang mahasiswa yang dapat berasal dari program studi yang berbeda.

Pendaftaran peserta telah dibuka mulai 2 hingga 31 Mei 2026 melalui laman resmi kompetisicerdas.kemdiktisaintek.go.id. Khusus untuk program credit earning, pendaftaran akan ditutup lebih awal pada 22 Mei 2026. Seluruh rangkaian kegiatan akan dilakukan secara hibrid, dimana tahap penyisihan dan semifinal dilaksanakan secara daring, sementara babak final akan digelar secara luring.

Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan babak final yang dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 29 Oktober 2026. Keikutsertaan mahasiswa dalam ajang ini tidak hanya mengejar prestasi juara, tetapi juga dapat mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 3 bagi perguruan tinggi masing-masing. Mahasiswa yang berminat diharapkan segera mendaftarkan diri melalui operator perguruan tinggi dengan memastikan status mereka aktif di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....