Perayaan Natal dan Ibadah Syukur Tahun Baru 2026 Bimas Kristen

  • 28 Feb 2026 19:15 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Kaltara – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara diwakili oleh Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen, Otto Simon Tanduk, menghadiri Perayaan Natal dan Ibadah Syukur Tahun Baru 2026 Bimas Kristen dan Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) Kabupaten Malinau, yang digelar di GKII Tanjung Belimbing, Jumat (27/02/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung penuh sukacita, dihadiri oleh para ASN Bimas Kristen serta para Guru Pendidikan Agama Kristen se-Kabupaten Malinau. Perayaan ini menjadi momentum refleksi iman sekaligus penguatan komitmen pelayanan di tahun yang baru.

Dalam sambutannya mewakili Kakanwil Kemenag Kaltara, Otto Simon Tanduk menyampaikan bahwa Natal bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk memaknai kehadiran Allah yang Imanuel dalam kehidupan manusia.

“Natal adalah wujud syukur atas kehadiran Allah yang Imanuel, Allah yang menyertai umat-Nya. Penyertaan itu nyata dalam kehidupan keluarga kita, dalam tugas dan tanggung jawab kita di tempat kerja, serta dalam setiap pelayanan yang kita lakukan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Natal harus terimplementasi dalam sikap hidup sehari-hari, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara dan Guru Pendidikan Agama Kristen yang memiliki tanggung jawab moral dan spiritual dalam membina umat dan peserta didik.

“Hendaknya ASN dan Guru PAK menjadi garam dan terang bagi dunia. Garam yang memberi rasa, menjaga dan membawa kebaikan; serta terang yang memberi arah dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh ASN dan Guru PAK di Kabupaten Malinau untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta semangat pelayanan yang berlandaskan kasih dan pengabdian.

Menurutnya, tugas sebagai ASN di lingkungan Kementerian Agama bukan hanya menjalankan administrasi, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai keagamaan yang membawa kedamaian dan kerukunan.

“Di tahun 2026 ini, mari kita perkuat komitmen untuk bekerja dengan hati, melayani dengan kasih, dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Kita adalah bagian dari wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Perayaan Natal dan Ibadah Syukur Tahun Baru tersebut diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah berlalu serta harapan akan berkat dan penyertaan di tahun yang baru.

Rekomendasi Berita