STQH-MTQ Muallaf Jadi Momentum Syiar dan Penguatan Al-Qur’an
- 17 Jul 2025 09:12 WIB
- Tarakan
KBRN, Nunukan: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara, dalam sambutannya pada pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) I dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Muallaf V Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025, menegaskan bahwa STQH dan MTQ Muallaf bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sebagai bentuk syiar Islam yang kuat serta media untuk memperkuat karakter bangsa berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis.
Acara yang digelar di Gedung Olah Raga Dwikora Nunukan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Utara yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, H. Datu Iqro Ramadhan, dan dihadiri oleh berbagai unsur pejabat tingkat provinsi dan daerah, tokoh agama, serta seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-Kaltara.
Dalam sambutannya, Kakanwil H. Taufik Rahman menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini, serta memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Kaltara, Pemerintah Kabupaten Nunukan dan seluruh pihak yang telah mendukung penuh pelaksanaan STQH perdana dan MTQ Muallaf tingkat provinsi ini.
“Kegiatan ini memiliki nilai strategis sebagai perekat ukhuwah Islamiyah serta sarana pembinaan generasi Qur’ani. Pemerintah melalui Kementerian Agama akan terus berupaya memfasilitasi dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan STQH dan MTQ Muallaf, sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang berkelanjutan,” ujar Taufik.
Ia juga menegaskan bahwa pemahaman terhadap Al-Qur’an harus dilakukan secara menyeluruh, bukan sepotong-potong, agar dapat melahirkan insan yang cerdas, saleh, dan berwawasan rahmatan lil ‘alamin.
“STQH dan MTQ Muallaf adalah momentum penting sebagai wujud kecintaan umat Islam kepada Al-Qur’an. Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga harus dipelajari, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Kakanwil menyampaikan harapan agar STQH dan MTQ Muallaf ini berjalan dengan aman, lancar, dan sukses. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai STQH dan MTQ Muallaf sebagai bentuk penguatan moral dan spiritual umat, serta mendoakan agar kegiatan ini menjadi amal ibadah yang diridhai Allah SWT.
“Kepada para kafilah, official, dewan hakim, tim verifikasi dan pengawas, mari kita luruskan niat dan menjaga tujuan mulia dari STQH dan MTQ Muallaf ini,” pungkasnya. (*)