Harga Daging Sapi di Pasar Gusher Stabil tapi Sepi Pembeli
- 04 Jun 2026 13:53 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Pasca-Hari Raya Idul Adha, harga daging sapi di Pasar Gusher, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, kini telah kembali ke posisi normal. Sayangnya, kondisi harga yang mulai stabil ini belum bisa membuat para pedagang tersenyum. Sejumlah pedagang justru mengaku stres akibat penurunan daya beli masyarakat yang cukup drastis.
Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Gusher, Muhammad Zainal, mengungkapkan bahwa harga daging sapi lokal sempat melonjak pada momen lebaran lalu. Namun, kenaikan tersebut tidak bertahan lama dan hanya terjadi dalam waktu singkat.
"Lebaran sempat naik, cuma satu hari saja. Ya, kisaran Rp170.000 per kilogram untuk daging lokal. Sekarang sudah turun kembali menjadi Rp160.000," ujar Zainal saat ditemui di lapaknya.
Zainal merincikan, saat ini harga daging sapi lokal sudah berada di angka Rp160.000 per kilogram. Sementara itu, untuk bagian daging rawon dan tulang sapi kini dibanderol dengan harga yang sama, yakni Rp120.000 per kilogram.
Berbeda dengan daging lokal yang sempat fluktuatif, harga daging sapi impor terpantau sangat stabil. Sejak sebelum hingga sesudah lebaran, harga daging impor tidak mengalami perubahan sama sekali dan tetap bertahan di angka Rp120.000 per kilogram.
Meski seluruh harga jenis daging sudah normal, para pedagang kini harus berhadapan dengan tantangan baru, yaitu sepinya konsumen. Zainal mengeluhkan menurunnya penjualan akibat pasar yang tak kunjung ramai pasca-hari raya.
"Sekarang harga sudah stabil, cuma penjualnya yang stres... karena kurang pembeli," keluh Zainal.
Kondisi sepinya pasar pasca-lebaran diduga terjadi karena masyarakat masih memiliki stok daging kurban atau mulai membatasi pengeluaran mereka setelah merayakan Idul Adha. Para pedagang berharap daya beli masyarakat dapat segera pulih dalam beberapa hari ke depan agar aktivitas jual-beli di Pasar Gusher kembali meningkat. (setya)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....