Dolar Naik, Begini Kiat Tetap Cuan untuk UMKM di Tarakan
- 31 Mei 2026 18:00 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Kabar melemahnya rupiah terhadap dolar AS belakangan ini memang cukup meresahkan, terutama bagi para pelaku UMKM. Banyak yang khawatir pengeluaran akan membengkak sementara pendapatan tidak stabil. Namun, ada cara agar UMKM tetap bisa bertahan dan berkembang di situasi ini.
Dr. Ana Srekaningsih, akademisi Politeknik Bisnis Kaltara, memberikan tips bagi pelaku usaha. Pertama, jangan pasrah atau diam saja. Pelaku UMKM harus kreatif dalam mengelola bisnisnya.
Strategi pemasaran menggunakan konsep marketing mix 4P (Price, Product, Place, Promotion) menjadi kunci dasar yang tetap relevan [33:16]. Dalam hal Price (Harga), pelaku usaha bisa menggunakan strategi harga psikologis atau promo buy one get one untuk menarik minat pembeli.
Terkait Product (Produk), Dr. Ana menyarankan agar pelaku usaha lebih baik mengecilkan ukuran produk (resize) dibandingkan menurunkan kualitas. "Kalau kualitas dikurangi, sekali beli pembeli tidak akan kembali lagi," tegasnya.
Untuk Place (Tempat/Distribusi), manfaatkan teknologi digital untuk menjemput bola. Jangan hanya menunggu pelanggan datang, tapi proaktif menjangkau pasar lebih luas.
Terakhir, bagian Promotion (Promosi) sangat penting. Manfaatkan media sosial seperti Facebook dan Instagram untuk memperluas jangkauan pasar dengan biaya yang efisien.
Bagi UMKM yang membutuhkan dukungan modal, pemerintah memiliki program Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa jaminan dengan syarat yang transparan. Kuncinya adalah kerapian laporan keuangan.
Pelaku UMKM juga bisa mencoba mencari bahan baku alternatif dari lokal jika bahan impor atau luar daerah menjadi terlalu mahal.
Dukungan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sangat diharapkan, namun inisiatif kreatif dari pelaku UMKM sendiri adalah pondasi utama untuk bertahan.
Tetap optimis dan terus belajar adalah kunci menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Tidak perlu panik, karena peluang tetap selalu ada bagi mereka yang kreatif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....