Khasafa 2026, Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah

  • 02 Mar 2026 15:22 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menggelar Kaltara Sharia Festival (Kashafa) yang dibuka Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul M.Kes di Food Court Gita Jalatama, Tarakan, Minggu (01/03/2026).

Kepala KPwBI Provinsi Kaltara, Hasiando Ginsar Manik mengatakan kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan rangkaian awal menuju puncak Kashafa 2026 pada April mendatang.

Tema tahun ini adalah "Berkah Ramadan sebagai Penggerak Perekonomian Masyarakat". "Kita mulai hari ini dan banyak kegiatan nantinya dan pada Minggu keempat April puncaknya dimana acaranya jauh lebih besar dari sekarang," ujarnya dalam sambutan.

Ia menjelaskan perhelatan road to Kashafa ini dilakukan 1-15 Maret. Banyak kegiatan yang digelar, di antaranya bazar Usaha Mikro kecil menengah (UMKM) halal, kuliner hingga kriya.

Selain itu, digelar juga kegiatan literasi keuangan syariah, layanan zakat, infaq, sedekah dan wakaf. Selain itu, sertifikasi produk halal dan juru sembeli halal serta edukasi mengenai perlindungan konsumen.

Dalam rangka menjaring talenta mudah terbaik Road to Kashafa juga mengadakan lomba. Seperti da'i cilik, adzan, nasyid, cerdas cermat islam, festival beduk sahur hingga festival musik jalanan yang menjadi sarana strategis menggaungkan nilai-nilai ekonomi syariah di masyarakat.

Khusus bazar UMKM, ditampilkan 42 produk unggulan di bidang halal food, model fashion syariah dan kriya. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk berbelanja.

Hasiando juga meminta pelaku UMKM dapat memberikan diskon dalam penjualan produknya sehingga menarik masyarakat lebih banyak datang membeli.

"Dari pelaku UMKM kami mengharapkan memberikan potongan harga khusus karena tadi sudah disampaikan ada yang beberapa kita sudah fasilitasi. Kenapa diharapkan harganya terjangkau? Agar lebih banyak masyarakat datang membeli jadi ada mutual benefit. Kami fasilitasi festival ini tapi kami juga mohon agar produk yang dijual harganya kompetitif sehingga lebih banyak masyarakat kita merasakan kebahagiaan dari bulan suci Ramadan ini," harap Hasiando.

KPwBI Kaltara menargetkan transaksi penjualan produk UMKM bisa mencapai Rp3 miliar. "Kami menargetkan transaksi penjualan UMKM mencapai Rp3 miliar, lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun lalu Rp2,6 miliar," tuturnya.

Di momen ini, pihaknya juga meluncurkan program wakaf produktif, pemanfaatan ekonomi stimulatif untuk ketahanan pangan dan ekowisata di kawasan Islamic Center Tarakan. Program ini merupakan wujud nyata pemberdayaan ekonomi umat yang dilakukan dengan azas kerjasama dalam kebaikan.

Kegiatan edukasi dan literasi juga turut meramaikan rangkaian Road to Kashafa 2026. Termasuk kajian dan buka bersama Ustaz Hanan Attaki Lc yang banyak ditunggu-tunggu masyarakat muslim Tarakan. (Rajab/sti)

Rekomendasi Berita