Adi Nata Kusuma Soroti Pentingnya Sinergi Pembinaan UMKM dari Hulu ke Hilir
- 28 Feb 2026 09:43 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Upaya membawa produk lokal Kalimantan Utara menembus pasar digital global kini menjadi fokus utama bagi Adi Nata Kusuma. Ia menegaskan bahwa transformasi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak boleh dilakukan setengah-setengah.
Menurutnya, langkah digitalisasi harus didukung oleh sistem pembinaan yang terintegrasi secara menyeluruh, mulai dari tahap produksi, standarisasi kualitas, hingga strategi pemasaran di platform daring.
Adi Nata Kusuma melihat bahwa selama ini kendala utama pelaku usaha di Kaltara bukan hanya pada keterbatasan modal, melainkan juga pada pemahaman mendalam mengenai ekosistem digital yang dinamis.
"Kita mendorong adanya kolaborasi lintas sektor yang memastikan setiap produk lokal memiliki daya saing yang tinggi sebelum dilempar ke pasar luas", terangnya (27/2/2026).
Hal ini mencakup penguatan sisi legalitas produk serta perbaikan manajemen logistik yang selama ini menjadi tantangan geografis di wilayah Kalimantan Utara.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun basis data UMKM yang akurat agar setiap bantuan dan program pelatihan yang diberikan pemerintah tepat sasaran.
Dengan pembinaan yang terpola dan berkesinambungan, Adi meyakini bahwa produk unggulan Kaltara tidak hanya akan dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menjadi primadona di berbagai marketplace nasional maupun internasional pada tahun 2026 ini.
"Kita harus memahami bahwa digitalisasi itu bukan sekadar memindahkan barang ke toko online, melainkan soal membangun kepercayaan konsumen melalui kualitas dan konsistensi. Saya memimpikan sebuah sistem pembinaan di Kaltara yang menyatu dari hulu ke hilir, di mana pemerintah hadir mendampingi pelaku usaha mulai dari pengemasan produk yang menarik hingga memastikan barang tersebut sampai ke tangan pembeli dengan efisien. Jika ekosistem ini terbentuk, produk Kaltara akan menjadi kekuatan ekonomi baru yang sangat diperhitungkan." Pungkasnya kepada RRI.