APBN Di Rancang Untuk Stabilitas Ekonomi
- 29 Agt 2025 18:21 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalimantan Utara Ika Hermini Novianti menyebutkan, di tahun 2025, APBN telah dirancang untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan
Tujuannya, untuk menuju Indonesia maju dengan terus membangun kualitas sumber daya manusia mewujudkan ketahanan pangan, memperbaiki kualitas belanja pemerintah, serta mendukung program prioritas nasional. Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kata Novi agar peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama di tahun 2025.
Langkah ini akan ditempuh melalui penyediaan pendidikan yang bermutu, layanan kesehatan berkualitas dan perlindungan sosial yang efektif, termasuk penguatan gizi bagi anak sekolah sebagai investasi dalam mencetak generasi sehat dan produktif.
"APBN itu memang itu adalah sebagai alat untuk mencapai ada di pemerataan, mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Tahun Kaltara ini APBN nya sedikit turun di tahun 2025 karena di tahun 2024 itu sampai 13,4 triliun sedangkan di Tahun 2022 ini turun sedikit saja jadi 12 triliun," ujar Novi, Selasa (26/8/2025)
Belanja Negara Tahun 2025 di Kalimantan Utara dialokasikan sebesar Rp12,2 triliun. Belanja tersebut terdiri atas Belanja Pemerintah Pusat melalui Kementerian Negara/Lembaga Tahun Anggaran 2025 Rp3 triliun.
Novi mengaku, untuk tahun ini ada penurunan APBN untuk Kaltara/ hal itu disebabkan adanya program nasional yang anggarannya terpusat, sehingga tidak masuk dalam APBN untuk provinsi.