Cabai Rawit Turun Harga di Tarakan, Sawi Putih Malah 'Pedas' Naik 40%

  • 27 Feb 2026 08:37 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Kabar gembira datang bagi para pecinta pedas di Kota Tarakan. Berdasarkan data pantauan pasar Dinas Perdagangan Kota Tarakan pada Jumat 27 Februari 2026, harga cabai rawit hijau kini lebih bersahabat setelah turun sebesar 10 persen dari harga kemarin.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Tarakan, Jumanto, mengungkapkan harga cabai rawit hijau yang sebelumnya menyentuh Rp100.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp90.000. Penurunan ini diharapkan mampu meringankan beban belanja harian rumah tangga.

"Ada tren positif pada harga cabai rawit hijau hari ini. Namun, kami mencatat adanya kenaikan pada beberapa komoditas sayuran hijau lainnya," jelas Jumanto di Tarakan.

Kenaikan yang paling mencolok terjadi pada sawi putih biasa. Komoditas ini melonjak drastis sebesar 40 persen, dari harga Rp5.000 menjadi Rp7.000 per ikat. Selain itu, sawi manis dan kol juga ikut merangkak naik masing-masing sebesar Rp1.000 hingga Rp2.000.

Meskipun sayuran fluktuatif, komoditas ikan di pasar Tarakan terpantau sangat stabil. Ikan bandeng dan mujair tetap konsisten di harga Rp25.000 per kilogram. Sementara bagi masyarakat yang mencari protein premium, ikan kakap merah masih berada di harga Rp65.000 per kilogram.

Jumanto menyebutkan bahwa fluktuasi harga pada sayuran biasanya dipengaruhi oleh faktor cuaca dan masa panen petani lokal. Pihaknya akan terus mengawasi rantai pasokan agar kenaikan harga pada jenis sawi-sawian tidak berlanjut terlalu lama.

Di sisi lain, harga minyak goreng kemasan seperti Bimoli Spesial masih stabil di angka Rp22.600 per liter, dan Minyak Kita tetap tersedia di harga Rp16.000 per liter. Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan mengimbau warga untuk tetap tenang karena secara keseluruhan ketersediaan pangan di Tarakan sangat mencukupi.

Rekomendasi Berita