Tangkap Ikan di Sungai Kayan, Warga Bulungan Diduga Tenggelam
- 10 Mar 2026 19:54 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Niat mencari ikan berubah menjadi petaka bagi seorang warga Desa Long Bia, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan. Pria berinisial Y (40) dilaporkan hilang dan diduga tenggelam setelah perahu ketinting yang ditumpanginya terbalik di Sungai Kayan, wilayah Desa Long Peso, Selasa (10/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 WITA. Hingga sore hari, korban belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh aparat bersama masyarakat setempat.
PS Kasubsi PDIM Sihumas Polresta Bulungan, AIPDA Hadi Purnomo, membenarkan adanya laporan dugaan orang tenggelam di wilayah hukum Polsek Peso. “Benar, kami menerima laporan adanya warga yang diduga tenggelam di Sungai Kayan wilayah Kecamatan Peso. Saat ini personel Polsek Peso bersama Koramil dan masyarakat masih melakukan upaya pencarian terhadap korban,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Saksi berinisial P menceritakan kejadian bermula sekitar pukul 12.30 WITA, ketika ia bersama korban berangkat mencari ikan menggunakan perahu ketinting di Sungai Kayan. Namun saat melintas di kawasan Giram Raya, perahu yang mereka gunakan tiba-tiba terbalik akibat gelombang sungai yang cukup kuat. Keduanya pun terjatuh dan hanyut terbawa arus sungai.
Tidak lama kemudian, saksi berhasil diselamatkan oleh perahu KPP yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian. Sementara korban tidak sempat tertolong dan hilang terbawa arus. “Korban tidak sempat terselamatkan karena arus sungai saat itu cukup deras dan bergelombang, sehingga hingga kini belum ditemukan,” jelas Hadi.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Peso bersama anggota Koramil Peso dan masyarakat setempat langsung melakukan pencarian dengan menggunakan perahu serta peralatan seadanya.
Aparat juga telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari saksi.
Namun pencarian sempat dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.
“Untuk sementara pencarian ditunda karena hujan dan angin cukup kuat. Pencarian akan kembali dilanjutkan setelah kondisi cuaca memungkinkan,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Kayan di sekitar lokasi kejadian. (rln/sti)