Semua Anak itu Berharga, Hanya Berbeda Dalam Perkembangan
- 29 Jan 2026 07:22 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan – Perjuangan membesarkan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) membutuhkan kesabaran tanpa batas dan cinta yang luar biasa. Hal ini mengemuka dalam program "Sore Ceria" Pro 2 RRI Tarakan bertajuk “Orang Tua Hebat, Anak Spesial Cerita Luar Biasa” yang disiarkan pada Rabu 28 Januari 2026.
Hadir sebagai narasumber, Musdalifah dan Fitriani selaku pendiri Komunitas Anak Spesial Kota Tarakan, dipandu oleh host Dayang. Memasuki menit ke-25 dalam obrolan tersebut, kedua narasumber berbagi sisi emosional mengenai cara menangani tantrum dan pentingnya pemahaman lingkungan sekitar.
Fitriani membagikan pengalaman pribadinya saat sang anak mengalami fase meltdown atau tantrum yang hebat. Ia menceritakan bagaimana setiap anak spesial memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan emosi, ada yang menyakiti diri sendiri hingga menggigit orang lain.
"Saat anak tantrum, kita sebagai orang tua harus menjadi tameng. Kita pegang sekuat tenaga agar mereka tidak menyakiti diri sendiri. Ini adalah momen di mana kesabaran kita benar-benar diuji," ujar Fitriani.
Musdalifah juga menyoroti bagaimana stigma negatif dari lingkungan seringkali membuat mental orang tua down. Ia menceritakan keluh kesah para orang tua di komunitasnya, termasuk sulitnya mendapatkan akses pendidikan yang layak karena penolakan dari lingkungan sekolah atau wali murid lainnya.
"Kadang ada wali murid yang keberatan jika anaknya satu sekolah dengan anak ABK. Padahal, anak-anak kami hanya butuh kesempatan untuk berbaur agar bisa terstimulasi untuk bicara dan bersosialisasi," tegas Musdalifah.
Selain dukungan moral, komunitas ini berharap adanya peningkatan fasilitas kesehatan dan tenaga terapis di Tarakan. Keterbatasan tenaga ahli di rumah sakit membuat antrean terapi menjadi sangat panjang, yang mana hal ini sangat krusial mengingat masa golden age anak di bawah usia 5 tahun adalah waktu terbaik untuk intervensi.
Di akhir sesi, kedua ibu hebat ini memberikan pesan menyentuh bagi seluruh masyarakat Tarakan: "Semua anak itu berharga. Kami hanya berbeda dalam perkembangan, bukan dalam nilai sebagai manusia. Ibu adalah terapis terbaik bagi anak-anaknya di rumah".
Link Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=EmUPoq_bUlU
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....