Kisah Inspiratif Orang Tua Hebat Anak Spesial Tarakan
- 29 Jan 2026 07:13 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan – Menjadi orang tua dari Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah sebuah perjalanan spiritual dan perjuangan yang tak kenal lelah. Hal ini terungkap dalam program "Sore Ceria" di Pro 2 RRI Tarakan yang mengangkat tema "Orang Tua Hebat, Anak Spesial Cerita Luar Biasa" pada Rabu 28 Januari 2026.
Hadir sebagai narasumber, dua pendiri Komunitas Anak Spesial Kota Tarakan, Musdalifah dan Fitriani. Dipandu oleh host Dayang, keduanya membagikan pengalaman mendalam mengenai suka duka membesarkan anak spesial serta pentingnya dukungan komunitas.
Musdalifah menceritakan bahwa komunitas ini lahir dari pertemuan tidak sengaja di ruang terapi rumah sakit. Merasa minimnya informasi mengenai penanganan ABK di Tarakan, mereka sepakat membentuk wadah untuk saling menguatkan.
"Kami murni orang tua ABK yang membentuk komunitas ini karena rasa kepedulian. Kami ingin orang tua lain tidak salah arah dan tahu ke mana harus mencari bantuan," ujar Musdalifah. Saat ini, komunitas tersebut telah merangkul sekitar 70 orang tua ABK di Tarakan.
Dalam obrolan yang berlangsung haru, Fitriani menekankan bahwa tantangan terberat bukanlah pada kondisi anak, melainkan pada penerimaan diri orang tua dan lingkungan. Denial atau penolakan di fase awal seringkali menghambat proses terapi anak.
"Menerima kondisi anak itu sulit, tapi itu adalah kunci. Jika orang tua sudah menerima, proses stimulasi di rumah akan terasa lebih ringan," ungkap Fitriani.
Selain berbagi semangat, mereka juga menyuarakan tantangan di bidang pendidikan. Kurangnya guru pendamping (shadow teacher) dan fasilitas terapi yang terbatas di Tarakan menjadi isu krusial yang diharapkan mendapat perhatian lebih dari pemerintah setempat.
Mereka berharap sekolah-sekolah reguler di Tarakan semakin siap menerima kehadiran ABK tanpa adanya diskriminasi dari lingkungan sekolah maupun sesama orang tua murid.
Sebagai penutup, Musdalifah berpesan agar masyarakat tidak memandang sebelah mata anak-anak spesial. "Anak-anak kami hanya berbeda dalam cara belajar dan merasakan dunia, tapi mereka tetaplah anugerah yang berharga," tuturnya.
Bagi masyarakat Tarakan yang ingin berbagi atau membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai ABK, dapat mengunjungi akun Instagram resmi komunitas di @komunitas_anak_spesial_tarakan.
Inforami Selengkapnya dapat ditonton di https://www.youtube.com/watch?v=EmUPoq_bUlU
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....