Penyuluh Agama Kristen Tarakan Bagikan Kunci Penting Menjaga Semangat
- 20 Agt 2026 10:21 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan – Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Tarakan, Pdt. Marsiana, S.Th., menyampaikan pesan penguatan iman melalui siaran Mimbar Agama Kristen pada Rabu (19/8/2026). Dalam pembahasannya, ia menekankan pentingnya menjaga semangat hidup di tengah tantangan zaman yang kian berat. Ia menyebutkan bahwa orang yang memiliki jiwa bersemangat akan memiliki daya tahan luar biasa untuk menanggung setiap penderitaan.
Pdt. Marsiana memaparkan alasan mendasar mengapa setiap individu tidak boleh kehilangan pemantik motivasi dalam diri. Kehilangan semangat atau patah semangat dinilai sangat berbahaya karena sulit untuk dipulihkan kembali. Merujuk pada Amsal 17:22, ia mengingatkan dampak buruk dari keputusasaan. "Semangat yang patah, semangat yang hancur akan mengeringkan tulang," tuturnya saat menjelaskan bagaimana tekanan mental dapat merusak fisik seseorang.
Kondisi frustrasi dan rasa ingin menyerah kerap menghampiri banyak orang yang merasa tidak lagi sanggup menanggung beban hidup. Dalam siaran tersebut, Ibu MRT turut membagikan kesaksian mengenai kisah Nabi Elia yang pernah berada di titik terendah hingga merasa kehilangan semangat hidup. "Elia bukanlah sembarang orang, dia adalah nabi yang dipakai Tuhan secara luar biasa, tetapi ia pernah berada di satu titik di mana ia meminta kepada Tuhan untuk segera mengambil nyawanya," ungkapnya.
Fenomena kegagalan yang dialami masyarakat saat ini sering kali bukan disebabkan oleh tingkat pendidikan atau kecerdasan yang rendah, melainkan karena minimnya daya juang. Banyak orang yang mudah mengeluh dan mengasihani diri sendiri ketika berhadapan dengan persoalan kecil. Mengutip Amsal 18:14, Pdt. Marsiana menegaskan, "Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?"
| Baca juga: Pentingnya Praktik Dharma Mulai Dari Rumah |
Meski beratnya tantangan hidup terus mengintai, umat diimbau untuk tidak berkecil hati karena adanya penyertaan dari Sang Pencipta. Berdasarkan firman dalam Yesaya 40:29, Tuhan senantiasa peduli dan tidak pernah meninggalkan umat-Nya yang sedang mengalami kesulitan. "Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya," tegas Pdt. Marsiana menguatkan para pendengar.
Keteladanan mengenai semangat pantang menyerah juga ditunjukkan oleh tokoh Kaleb yang tetap tangguh meski telah memasuki usia 85 tahun. Dalam Yosua 14:11, Kaleb menyatakan, "Pada waktu itu aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk." Rahasia kekuatan Kaleb terletak pada fokusnya yang senantiasa tertuju pada janji-janji Tuhan.
Mengakhiri siarannya, Pdt. Marsiana mengingatkan bahwa janji Tuhan adalah janji murni yang teruji seperti perak dalam peleburan, sebagaimana tertulis dalam Mazmur 12:7. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memegang teguh iman agar tidak mudah berputus asa di tengah badai kehidupan. "Orang yang memegang dan mengimani janji Tuhan dalam hidupnya takkan mudah mengeluh dan berputus asa, ia akan terus bersemangat sampai janji Tuhan tergenapi," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....