Edukasi Kemenag Tarakan Soal Hukum Alam

  • 22 Jul 2026 10:58 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Kementerian Agama Kota Tarakan terus berupaya meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat secara mendalam melalui program siaran radio. Melalui siaran Mimbar Agama Buddha di RRI Pro 1 Tarakan, Penyuluh Agama Buddha Kemenag Tarakan, Aditya Dhammajaya, S.Ag., memaparkan konsep penting mengenai keteraturan alam semesta dalam ajaran Buddha.

Dalam pemaparannya, Aditya menjelaskan bahwa ajaran Buddha mengenal lima kategori hukum alam universal yang disebut sebagai Niyama. Kelima tatanan tersebut meliputi Utu Niyama (fisika/iklim), Bija Niyama (biologi/benih), Kamma Niyama (sebab-akibat perbuatan), Citta Niyama (proses pikiran), dan Dhamma Niyama (kebenaran universal).

Ia menegaskan bahwa seluruh fenomena kehidupan berjalan secara objektif sesuai hukum sebab-akibat tanpa kendali kekuatan luar. "Hukum alam ini berjalan dengan sendirinya, bukan diciptakan atau dikendalikan oleh suatu pribadi tertentu," tutur Aditya dalam siaran tersebut.

Penjelasan ini bertujuan untuk mendidik umat agar memiliki pola pikir yang rational serta terhindar dari pemahaman fatalisme. Pemahaman tentang Niyama melatih umat untuk tidak bersikap pasrah secara pasif, melainkan bertanggung jawab penuh atas perbuatannya.

Lebih lanjut, Aditya menguraikan peranan penting Kamma Niyama yang menekankan bahwa setiap tindakan berlandaskan kehendak akan membuahkan hasil setimpal. "Semua makhluk adalah pemilik kammanya sendiri, pewaris kammanya sendiri, dan lahir dari kammanya sendiri," tegasnya saat mengutip kitab suci.

Penyuluhan ini diharapkan mampu mendorong umat Buddha di wilayah perbatasan untuk senantiasa mawas diri dan giat melakukan kebajikan. Pikiran yang terlatih dan paham akan hukum alam dinilai menjadi kunci utama dalam meraih kedamaian batin.

Melalui edukasi ini, Kemenag Tarakan mengajak masyarakat untuk terus memperdalam ajaran agama demi terciptanya kehidupan yang bijaksana. Pemahaman mendasar terhadap hukum universal diharapkan menjadi fondasi moral yang kokoh bagi umat dalam kehidupan bermasyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....