Operasi Ketupat Berakhir, Arus Lalulintas Kendaraan di Tarakan Relatif Aman

  • 25 Mar 2026 17:22 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan : Pengamanan lalulintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Kayan 2026 di kota Tarakan dinilai relatif aman dan terkendali. Satlantas Polres Tarakan mencatat hanya ada satu kejadian Laka Lantas yang di tangani hingga operasi ditutup.

Kasat Lantas Polres Tarakan, IPTU Ardi Wisnu membenarkan terjadinya penurunan angka kecelakaan lalulintas di jalan selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

"Pada pelaksanaan Operasi Ketupat Tahun 2025 sebanyak tiga kali kejadian Laka Lantas. Tapi Pada tahun 2026 ini mengalami penurunan yakni hanya satu kejadian Laka Lantas yang TKP nya di depan SPPG Pamusian. Untuk fatalitasnya juga kategori ringan, karena hanya luka-luka ringan dan pengendaranya juga sudah selesai menjalani perawatan di rumah sakit,"ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Ardi menerangkan, untuk situasi umum lalu lintas di wilayah hukum polres Tarakan situasinya terpantau kondusif dan lancar. Tidak ada kepadatan yang menimbulkan krodit hingga kemacetan panjang.

"Anggota kami di lapangan juga aktif dan persuasif dalam menjaga titik-titik jalan rawan kecelakaan. Kami mengedepankan fungsi proaktif dan preventif untuk tetap selalu mengingatkan dan tidak bosan-bosannya mengingatkan pada masyarakat untuk tertib berlalu lintas, sehingga pelanggaran apapun dapat kita minimalisir," terangnya.

Selama melakukan pengamanan arus lalulintas di objek wisata, Diakui IPTU Ardi belum terlihat adanya keramaian masyarakat dan dari data terakhir menunjukkan penurunan aktivitas masyarakat di objek wisata jika dibandingkan tahun 2025 lalu.

"Dari segi kepadatan di objek wisata masih dapat diatasi dengan personil yang sudah kami tempatkan di titik-titik tertentu," akunya.

Berkaitan balapan liar, Kasat Lantas mengungkapkan, Selama ini balap liar sudah diantisipasi. Apabila ada keramaian atau kumpul-kumpul di pinggir jalan yang terjadi di beberapa titik di wilayah Kota Tarakan selalu di laporkan oleh Masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Kota Tarakan aktif membantu kami memberikan informasi terkait adanya perkumpulan-perkumpulan yang disinyalir akan melaksanakan kegiatan balap liar maupun balap lari. Sehingga kami bisa melakukan upaya awal ataupun antisipasi untuk mencegah terjadinya balapan liar maupun balap lari yang dapat menyebabkan gangguan aktivitas di sekitar," ucapnya.

Ia menuturkan meskipun Operasi Ketupat Kayan berakhir, pihaknya masih tetap melakukan pengamanan di area jalan pintu masuk dan keluar pelabuhan maupun objek wisata,"Karena arus balik masih berlangsung dan diperkirakan Minggu ini merupakan libur terakhir sehingga masyarakat akan memanfaatkan waktu ke objek wisata," pungkas IPTU Ardi Wisnu. (Crz)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....