Kapolda Ingatkan Pemudik Waspada Terima Titipan Barang
- 16 Mar 2026 17:44 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Kapolda Kaltara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, mengingatkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran agar tidak menerima titipan barang dari orang lain.
Imbauan tersebut disampaikan saat meninjau sejumlah pos pengamanan Operasi Ketupat Kayan 2026 di wilayah Kaltara, Senin (16/3/2026).
Kapolda mengingatkan, agar masyarakat tidak sembarangan menerima titipan barang dari orang lain saat melakukan perjalanan. Lantaran dapat menimbulkan konsekuensi hukum jika barang tersebut ternyata melanggar aturan.
“Kami ingatkan masyarakat agar tidak menerima titipan barang dari orang lain. Dari hasil pemeriksaan kemarin, ada penumpang yang membawa barang titipan dan setelah melalui pemeriksaan X-ray ternyata ditemukan barang terlarang,” ujarnya.
Dalam kunjungannya di Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan hingga Kabupaten Bulungan, situasi arus mudik di sejumlah titik hingga saat ini masih terpantau aman dan lancar.
Kepolisian memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah penumpang dalam beberapa hari ke depan, terutama di kawasan pelabuhan. “Kami memberikan perhatian khusus pada pos yang berada di kawasan pelabuhan karena diprediksi akan terjadi lonjakan penumpang. Namun dari hasil pantauan sementara, situasinya masih aman dan terkendali,” jelasnya.
Irjen Pol Djati juga mengingatkan petugas di lapangan untuk terus memberikan imbauan keselamatan kepada para penumpang dan motoris speedboat.
Hal ini menyusul prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan potensi curah hujan masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan dua hingga tiga hari ke depan masih cukup tinggi. Debit air juga meningkat, sehingga keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Selain memastikan pengamanan arus mudik, kepolisian juga memperketat pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang di pelabuhan.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peredaran narkoba, senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya, mengingat Kaltara merupakan wilayah perbatasan dengan Malaysia.
“Kami melakukan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan penumpang melalui X-ray di pelabuhan untuk mengantisipasi narkoba, senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya,” tuturnya. (rln/sti)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....