Bupati dan DPRD Tanggapi Aspirasi Warga Dusun Srimulya, Infrastruktur Jadi Sorota

  • 24 Agt 2026 10:07 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Kegiatan Jalan Santai Berhadiah Doorprize yang digelar Persatuan Pemuda Srimulya di wilayah Desa Jelarai Selor, Sabtu (22/8/2026), tak sekadar menjadi momentum memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Di balik kemeriahan kegiatan, warga memanfaatkan kehadiran pemerintah daerah dan DPRD untuk menyampaikan langsung sejumlah persoalan pembangunan yang masih membutuhkan perhatian serius.

Kegiatan yang dimulai dari Lapangan Mako Brimob Km 2 menuju Balai Pertemuan Umum Dusun Srimulya Km 2 itu dihadiri Bupati Bulungan Syarwani, Wakil Ketua DPRD Bulungan Tasa Gung, Komandan Satuan Brimob Kaltara Kombespol Sutrisno Hadi Santoso, S.IK, MM, serta Kepala Desa Jelarai Selor Remington Hendrik, S.Kom.

Bupati bersama unsur pimpinan DPRD turun langsung menyerap aspirasi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan fasilitas umum dan infrastruktur.

Aspirasi tersebut menjadi catatan penting pemerintah untuk ditindaklanjuti, bukan sekadar didengar dalam forum seremonial.

Bupati Syarwani mengapresiasi soliditas warga dan pemuda Srimulya yang mampu membangun kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.

“ Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Persatuan Pemuda Srimulya yang berhasil menggalang kebersamaan di tengah keberagaman suku dan agama yang ada,” ujar Syarwani.

Menjawab aspirasi warga, Syarwani menegaskan pemerintah daerah akan menindaklanjuti kebutuhan pembangunan yang disampaikan masyarakat.

Salah satu perhatian utama diarahkan pada kondisi fasilitas pendidikan di kawasan tersebut.

Ia bahkan berencana turun langsung meninjau kondisi SDN 020 Jelarai bersama unsur pimpinan DPRD. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan kebutuhan riil sekolah dapat dipetakan dan menjadi dasar dalam merumuskan peningkatan fasilitas pendidikan yang lebih layak dan representatif bagi siswa.

“Pemerintah tidak ingin aspirasi masyarakat berhenti sebatas disampaikan. Kita akan melihat langsung kondisi di lapangan, termasuk SDN 020 Jelarai, sehingga kebutuhan yang ada bisa ditindaklanjuti secara tepat,” tegasnya.

Selain persoalan pembangunan, Bupati juga menyoroti ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul kondisi cuaca panas yang melanda Bulungan dalam sebulan terakhir.

Kewaspadaan tersebut bukan tanpa alasan. Sejumlah kejadian kebakaran sebelumnya telah terjadi di wilayah Selimau, Desa Gunungsari, hingga sebagian Desa Bumi Rahayu.

Kondisi ini menjadi peringatan agar masyarakat tidak lengah, terutama saat aktivitas pembukaan dan pengelolaan lahan meningkat memasuki musim berladang.

Bupati meminta Kepala Desa Jelarai Selor memperkuat pengawasan dengan mengoptimalkan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Patroli harus dilakukan secara berkala, baik siang maupun malam, untuk mendeteksi sedini mungkin potensi munculnya titik api.

Masyarakat juga diminta meningkatkan disiplin pencegahan kebakaran dari lingkungan rumah masing-masing. Kompor, peralatan memasak, hingga instalasi listrik harus dipastikan aman sebelum rumah ditinggalkan.

Ancaman cuaca panas juga tidak hanya menyangkut keselamatan lingkungan, tetapi berpotensi berdampak terhadap kesehatan, khususnya anak-anak.

Karena itu, Bupati meminta guru dan orangtua memperketat perlindungan terhadap anak saat beraktivitas di luar rumah, termasuk membekali siswa dengan masker ketika berangkat maupun pulang sekolah.

“Saya menitipkan pesan kepada para guru dan orangtua agar membekali siswa dengan masker saat beraktivitas di luar rumah atau menuju sekolah guna mencegah gangguan saluran pernapasan,” pungkasnya. (rln/*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....