Jembatan Suak Maligi Pasbar Terputus
- 22 Des 2025 19:59 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Masyarakat Kecamatan Sasak Ranah Pesisir, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) berharap pembangunan akses jalan dari Sasak menuju Maligi dapat kembali terwujud. Sebab hingga kini, jembatan Suak masih rusak parah akibat banjir pada akhir bulan lalu.
Salah seorang warga Sasak, Ainun Mursida kepada RRI menjelaskan jembatan Suak merupakan jalur penghubung utama antara daerah Sasak dan Maligi. Pasca bencana, jembatan tersebut terputus, hingga memaksa warga harus menempuh jalur memutar dengan waktu tempuh lebih lama dan biaya transportasi yang meningkat jika ingin pergi ke daerah Maligi. Dengan rute Sasak, Simpang Empat, Batang Saman dan masuk ke PT Grasindo, dan itupun dengan kondisi jalan kerikil.
Dengan kondisi tersebut, Ainun Mursida yang sekaligus seorang karyawan tata usaha di SMP Negeri 2 Maligi mengakui harus mengeluarkan biaya tambahan sejak jembatan Suak, rusak. Pasca bencana, Ia harus mengeluarkan biaya 20 ribu rupiah untuk jasa angkutan rakit menuju tempatnya bekerja dan kembali kerumah per hari.
“Sampai hari ini kondisinya masih belum diperbaiki. Dulu diawal setelah terjadi bencana, jasa rakit ini dimintanya 50 ribu rupiah untuk sekali perjalanan. Namun karena saya berdebat sama mereka, dan saya sampaikan saya bekerja disana untuk anak maligi. Barulah jasa rakit ini menjadi 10 ribu rupiah untuk sekali perjalanan,” terangnya, Senin (22/12/2025).
Ainun berharap menjelang dimulainya tahun ajaran baru pada 5 Januari 2026, akses Jembatan Suak sudah dapat kembali difungsikan. Selain menjadi kebutuhan pendidikan, masyarakat Maligi juga sangat membutuhkan akses ke layanan kesehatan, terutama untuk berobat ke Puskesmas Sasak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....