Edutani Krisan Eco Farm Ajak Anak Betah Belajar Bertani
- 01 Agt 2026 18:57 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak tidak harus dilakukan dengan cara yang kaku dan membosankan. Justru, proses belajar akan menjadi lebih menyenangkan ketika anak diberikan kesempatan untuk bermain, bereksplorasi, dan terlibat langsung dalam setiap aktivitas.
Edutani Krisan Eco Farm yang terletak di Kabupaten Tabanan, hadir memberikan pengalaman belajar pertanian dengan pendekatan bermain sambil belajar. Anak-anak diajak berinteraksi langsung dengan alam dan lingkungan persawahan, sehingga kegiatan mengenal pertanian menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif.
Ni Nyoman Diah Uttari, Owner Edutani Krisan Eco Farm mengatakan pendekatan yang digunakan adalah mengajak anak-anak bermain sebagai petani. Sebelum mulai menanam padi, anak-anak diberi kesempatan bermain lumpur agar lebih nyaman berada di area persawahan.
"Saya bilang ke anak-anak, ayo kita bermain jadi petani. Mereka menganggap ini bermain, bukan belajar, sehingga mereka antusias mengikuti semua kegiatan," ujarnya.

Tidak hanya beraktivitas di sawah, anak-anak juga diajak berkeliling untuk mengenal berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pertanian dan peternakan. seperti menanam cabai dengan memanfaatkan pot yang dibuat dari batok kelapa, mengenal subak (sistem irigasi di Bali), memberi makan sapi, hingga mengenal burung hantu, sang predator alami hama tikus. Pengalaman tersebut dinilai dapat memberikan kesan yang lebih mendalam dan membantu anak mengingat apa yang telah mereka pelajari. Dengan demikian, kegiatan edukasi pertanian tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan kecintaan anak terhadap lingkungan.

Kegiatan di Edutani Krisan Eco Farm menjadi contoh bahwa mengenalkan pertanian kepada anak dapat dilakukan dengan cara kreatif. Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas, tetapi juga dapat dilakukan di alam terbuka melalui pengalaman langsung yang menyenangkan.
Diah berharap kegiatan yang dikemas secara menyenangkan seperti ini dapat menjadi salah satu cara untuk mendekatkan generasi muda dengan dunia pertanian. Anak-anak perlu diberikan kesempatan untuk mengenal proses produksi pangan sejak dini agar mereka memahami pentingnya peran petani dan tidak memandang pertanian sebagai pekerjaan yang kurang menarik. Serta diharapkan anak-anak dapat tumbuh dengan kesadaran bahwa pertanian merupakan bagian penting dari kehidupan. Dari sawah, berbagai kebutuhan pangan masyarakat dihasilkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....