Taman Pacampuhan Desa Adat Sala, Destinasi Wisata Spiritual Sarat Makna
- 08 Jul 2026 09:10 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Di balik suasana asri Desa Adat Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, terdapat sebuah kawasan suci yang semakin dikenal sebagai tujuan wisata spiritual, yakni Taman Pacampuhan Desa Adat Sala. Keberadaan taman suci ini menjadi daya tarik bagi masyarakat Bali maupun wisatawan yang ingin menjalani ritual penyucian diri atau melukat di tengah alam yang masih lestari.
Taman Pacampuhan merupakan kawasan petirtaan yang memiliki mata air alami yang mengalir melalui sejumlah pancuran. Salah satu keunikannya adalah keberadaan sembilan pancuran yang bersumber dari mata air berbeda. Jumlah tersebut dipercaya memiliki makna filosofis yang berkaitan dengan konsep keseimbangan alam dan kehidupan dalam ajaran Hindu Bali.
| Baca juga: Bupati Kembang Jajal "Gelar River Adventure" |
Selain menjadi tempat persembahyangan, kawasan ini juga menawarkan panorama alam berupa tebing hijau, aliran sungai yang jernih, serta udara sejuk yang menciptakan suasana tenang bagi setiap pengunjung. Nuansa tersebut menjadikan Taman Pacampuhan tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga ruang refleksi spiritual yang menyatu dengan alam.
Sejak dilakukan penataan pada tahun 2017, Taman Pacampuhan semakin ramai dikunjungi pemedek dari berbagai daerah di Bali hingga luar pulau. Pada hari-hari suci keagamaan, khususnya Banyupinaruh, ribuan umat Hindu datang untuk melaksanakan ritual melukat sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin.
Desa Adat Sala juga terus menjaga kelestarian kawasan suci ini dengan mengedepankan nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal. Pengelolaan dilakukan agar fungsi utama Taman Pacampuhan sebagai tempat suci tetap terjaga, sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pemedek dan wisatawan yang berkunjung.
Tidak hanya dikenal sebagai destinasi spiritual, kawasan ini juga menjadi bagian penting dalam pelestarian tradisi Desa Adat Sala. Berbagai kegiatan adat dan budaya, seperti ritual Magobag-gobagan yang dilaksanakan di kawasan pecampuhan, turut memperkuat identitas desa sekaligus menarik minat masyarakat untuk mengenal warisan budaya Bali secara lebih mendalam.
Dengan perpaduan antara keindahan alam, nilai religius, dan kekayaan budaya, Taman Pacampuhan Desa Adat Sala menjadi salah satu destinasi wisata spiritual yang layak dikunjungi. Tempat ini tidak hanya menawarkan pengalaman berwisata, tetapi juga mengajak setiap pengunjung untuk merasakan ketenangan, menjaga harmoni dengan alam, serta menghormati nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....