Air Panas Banyu Wedang, Wisata Healing Andalan Buleleng
- 30 Des 2025 13:39 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Air Panas Banyu Wedang di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, hingga kini tetap menjadi destinasi wisata healing dan pengobatan tradisional yang diminati masyarakat lokal maupun luar daerah. Keberadaan sumber air panas alami ini telah dikenal sejak lama dan dipercaya berkhasiat membantu pengobatan penyakit kulit, rematik, serta terapi kebugaran tubuh.
Selain dimanfaatkan sebagai tempat berobat, kawasan Banyu Wedang juga berkembang sebagai destinasi wisata kesehatan dan spiritual. Dari tujuh sumber mata air yang ada, sebagian digunakan untuk mandi sehat dan pengelukatan, yang masih rutin dimanfaatkan masyarakat hingga saat ini.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, menyampaikan Air Panas Banyu Wedang memiliki nilai historis sekaligus potensi besar sebagai wisata healing unggulan di kawasan Bali Barat.
“Air Panas Banyu Wedang ini memiliki nilai sejarah yang kuat dan potensi besar sebagai wisata healing unggulan di Bali Barat. Letaknya yang berada di kawasan penyangga Taman Nasional Bali Barat membuat wisatawan tidak hanya mendapatkan manfaat kesehatan fisik, tetapi juga ketenangan pikiran dan mental,” ujar Dody.
Tiket masuk Air Panas Banyu Wedang terjangkau, yakni Rp15.000 per orang untuk wisatawan domestik dan Rp45.000 untuk wisatawan mancanegara. Pengelola mengimbau pengunjung agar berhati-hati saat berendam karena suhu air cukup tinggi.
“Air di sini suhunya bisa mencapai sekitar 45 derajat Celsius, jadi kami sarankan pengunjung menyesuaikan diri terlebih dahulu sebelum berendam agar tetap aman dan nyaman,” kata Pengelola Air Panas Banyu Wedang, Komang Sudiasa Artawan.
Ke depan, pemerintah daerah bersama pengelola desa adat terus berupaya mengembangkan fasilitas pendukung guna meningkatkan kenyamanan pengunjung, sehingga Air Panas Banyu Wedang dapat terus berkontribusi sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Buleleng. (RRI Singaraja/Tika Utami)
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....