Disparbud Jembrana Gelar Afterschool 2025 di Gilimanuk
- 12 Okt 2025 07:47 WIB
- Singaraja
KBRN, Negara: Memperingati Hari Museum Nasional yang jatuh pada 12 Oktober 2025, *Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jembrana menggelar kegiatan Afterschool 2025 di Museum Manusia Prasejarah Gilimanuk, Jumat (10/10/2025).
Kegiatan bertema “Museum Berkelanjutan, Budaya Bermartabat” ini menjadi upaya pemerintah daerah untuk memperkenalkan lebih dekat Museum Manusia Prasejarah Gilimanuk kepada generasi muda sekaligus menumbuhkan minat terhadap pelestarian warisan budaya dan sejarah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, A.A. Komang Sapta Negara, mengatakan Afterschool 2025 dirancang untuk mengedukasi sekaligus menginspirasi masyarakat agar menjadikan museum sebagai sumber pengetahuan dan pembelajaran yang menyenangkan.
“Museum bukan sekadar tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi ruang belajar dari masa lalu, penguat jati diri bangsa, serta pilar pengetahuan bagi generasi mendatang. Melalui Afterschool, kami ingin menghadirkan museum yang lebih hidup dan dekat dengan masyarakat, terutama kalangan pelajar,” ujarnya.
Kegiatan Afterschool 2025 dibuka dengan aksi bersih pantai (Beach Clean Up) di kawasan DTW Teluk Gilimanuk, melibatkan NGO 4ocean, siswa-siswi Gilimanuk, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dan masyarakat sekitar. Aksi ini menjadi simbol keterpaduan antara pelestarian budaya dan lingkungan.
Selain itu, beragam lomba edukatif dan kreatif turut digelar dengan melibatkan sekitar 200 peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Di antaranya lomba mewarnai dan kreasi tanah liat untuk siswa SD, lomba membaca sloka dan Qiroah untuk tingkat SMP, serta lomba videografi bagi pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Jembrana.
Menurut Sapta Negara, kegiatan ini juga merupakan kelanjutan dari program “Museum Go To School” yang telah dilaksanakan sebelumnya di empat kecamatan, yakni Pekutatan, Mendoyo, Jembrana, dan Negara. Program tersebut membawa pameran mini museum langsung ke sekolah-sekolah agar pelajar lebih mengenal sejarah dan budaya lokal.
Afterschool 2025 tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap warisan budaya Jembrana. Seluruh kegiatan didukung oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Tahun 2025 melalui Disparbud Jembrana.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi jembatan antara museum dan masyarakat, sehingga Museum Manusia Prasejarah Gilimanuk semakin dikenal dan dikunjungi sebagai pusat pembelajaran sejarah di Jembrana,” ujar Sapta Negara mengakhiri.(RRI Singaraja/Tika Utami)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....