Dipicu Arus Balik, Harga Kebutuhan Dapur Merangkak Naik

  • 31 Mar 2026 10:13 WIB
  •  Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Sejumlah harga kebutuhan dapur di pasar tradisional di Jembrana mengalami kenaikan pasca lebaran.
Dari pantauan di sejumlah pasar tradisional, Selasa 31 Maret 2026, bahan kebutuhan dapur mengalami kenaikan. Selain dipicu naiknya permintaan, bahan komoditas agak sulit diperoleh dari distributor. Harga yang mengalami kenaikan drastis terjadi pada cabai kecil. Dalam tiga hari terakhir, kenaikan hampir separuh harga.

Harga cabai kecil sebelumnya Rp 50 ribu per kilogram pada pekan lalu, kini sudah mencapai Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram dan terus merangkak naik.

"Baru tiga hari lalu masih Rp 50 ribu, sekarang sudah mencapai Rp 80 ribu (cabai) yang super," kata Made Sulastri, salah seorang pedagang di Pasar Umum Jembrana. Diperkirakan harga cabai itu akan naik lagi beberapa hari ke depan. Hal ini dikarenakan pasokan cabai dari pulau Jawa agak tersendat.

"Biasanya habis hari raya begini juga, pasokan kiriman belum banyak," ujarnya menambahkan. Selain cabai, sejumlah komoditi lain juga masih tinggi. Seperti harga ayam potong broiler yang masih di kisaran Rp40 ribu per kilogram dan ayam kampung Rp80 ribu per kilogram.

Sementara itu, Dinas UKM, Koperasi dan Perdagangan Jembrana juga mencatat adanya sejumlah kenaikan barang di pasar. Termasuk Cabai rawit yang saat ini naik menjadi Rp80 ribu per kilogram. Kepala Bidang Perdagangan, Citra mengatakan untuk stok bahan pokok masih terpenuhi. Kenaikan terjadi pada kebutuhan bahan dapur seperti cabai dan bawang merah. Dinas mencatat harga cabai Rp90 ribu per kilogram naik dari sehari sebelumnya Rp70 ribu per kilogram. Sementara bawang merah Rp37 ribu per kilogram.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....