Harmoni Imlek, Merawat Kebinekaan di Buleleng

  • 16 Feb 2026 15:39 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, tokoh lintas agama di Kabupaten Buleleng mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, dan saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari. Perayaan Imlek dinilai menjadi salah satu momentum memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Buleleng, I Gede Made Metera, menyampaikan keberagaman agama merupakan keniscayaan yang harus diterima dan dirawat bersama. Menurutnya, kunci utama menjaga kebinekaan adalah saling memahami dan tidak mencampuri keyakinan masing-masing.

“Kebinekaan dan keberagaman itu adalah keniscayaan. Supaya bisa hidup dengan damai, kita perlu saling menghargai dan bertoleransi” ujar Metera.

Sementara itu, Penyelenggara Bimas Budha Kemenag Kabupaten Buleleng, Nengah Budiastha Piyadasi mengatakan sinergi lintas agama terus diperkuat melalui karya bakti rumah ibadah, serta program sosial bersama. Upaya tersebut bertujuan membangun empati, mencegah konflik, dan mempererat kerja sama antarumat beragama.

“Kami di FKUB mendukung semua umat beragama agar bisa merayakan hari rayanya masing-masing dan beribadah sesuai ajaran agamanya dengan aman dan tenang” ucap Budiastha

Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia Kabupaten Buleleng, Tjhie Su Liong, menjelaskan perayaan Imlek memiliki makna penghormatan kepada leluhur serta ungkapan syukur memasuki tahun baru. Rangkaian peribadatan dilakukan di kelenteng dan litang sesuai tata ibadah Konghucu, serta diisi tradisi berbagi rezeki kepada sesama.

“Kerukunan dan kedamaian itu tidak datang dengan sendirinya, tetapi harus kita jaga dan rawat bersama-sama oleh seluruh warga Buleleng” kata Tjhie Liong

Melalui momentum Imlek, seluruh elemen masyarakat diharapkan ikut menjaga suasana aman dan kondusif, sehingga perayaan keagamaan dapat berlangsung khidmat. Harmoni dan persaudaraan dinilai menjadi energi persatuan di Kabupaten Buleleng.

Rekomendasi Berita