IWL 2026 Disambut Positif, Klub Dorong Ekosistem Sepak Bola Wanita
- 16 Agt 2026 13:59 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Jakarta - Penyelenggaraan Indonesia Women’s League (IWL) yang dijadwalkan mulai 17 Oktober 2026 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, mendapat sambutan positif dari klub peserta. Kompetisi perdana ini dinilai menjadi momentum membangun ekosistem sepak bola wanita yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Commercial and Operational Director Persita, Evelyn Chaty, mengatakan kehadiran IWL memberikan kesempatan bagi pemain putri untuk memiliki panggung kompetisi sekaligus jalur karier yang lebih jelas sebagai pesepak bola profesional.
“Hadirnya Indonesia Women’s League merupakan langkah yang sangat penting bagi perkembangan sepak bola wanita di Indonesia,” ujar Evelyn di Jakarta, Jumat 14 Agustus 2026.
Menurut Evelyn, pengembangan sepak bola wanita membutuhkan proses jangka panjang. Karena itu, regulasi dan kebijakan kompetisi perlu memperhatikan keberlanjutan klub, termasuk dari sisi operasional dan finansial.
Ia juga menilai sistem drafting pemain dapat membantu menciptakan keseimbangan kekuatan antartim, selama diterapkan secara transparan dan memberikan kesempatan yang setara. Sementara format centralized stadium dinilai lebih efisien untuk musim perdana karena memudahkan pengelolaan pertandingan dan menekan biaya operasional.
Persita juga berkomitmen menyiapkan lingkungan profesional bagi pemain, mulai dari kontrak, fasilitas latihan, layanan medis, nutrisi hingga manajemen tim.
Owner Persikad, Abdullah Alatas, turut menyambut positif lahirnya IWL. Menurutnya, Persikad menjadi salah satu klub yang terlibat sejak awal pembentukan kompetisi tersebut.
“Gagasan yang positif dari PSSI, Pak Erick, Bu Vivin, para Exco dan juga I.League karena Persikad sudah dilibatkan sejak awal kelahiran IWL,” kata Abdullah.
Abdullah menilai sistem drafting dan pembagian pemain dapat menjaga keseimbangan kompetisi sekaligus mendukung pembinaan pemain muda. Sementara konsep centralized stadium dinilai memiliki manfaat dari sisi efisiensi maupun komersial.
“Bermain dengan sistem centralized ini bagus dalam banyak hal. Pertama, menekan cost, kedua kita bangun ekosistem baru di Soemantri sehingga akan menjadi hub. Ketiga itu juga bagus untuk sponsor,” ucapnya.
Persikad menyatakan siap memenuhi standar profesional, termasuk kontrak, gaji, tempat tinggal pemain dan program latihan. Dukungan subsidi dari operator dan PSSI juga diharapkan menjadi modal awal bagi klub, sembari membangun strategi pemasaran untuk menarik sponsor.
Kehadiran IWL diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi baru, tetapi juga membuka peluang pengembangan karier pemain putri sekaligus membangun ekosistem sepak bola wanita yang memiliki nilai olahraga dan bisnis secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....