PSSI Didik 48 Perempuan Jadi Pelatih Sepak Bola

  • 22 Mei 2025 10:01 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Gianyar: Sebanyak 48 perempuan dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Program Beasiswa Pendidikan Kepelatihan Lisensi D yang digelar oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), bekerja sama dengan FIFA dan Bali United. Program ini berlangsung di Bali United Training Center, Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, dan dijadwalkan berakhir pada Senin (26/5/2025).

Ketua Komite Sepak Bola Wanita PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menyatakan bahwa program ini tidak hanya bertujuan melahirkan pelatih sepak bola wanita yang andal, tetapi juga pemimpin di komunitas masing-masing.

“Kami ingin membentuk pelatih wanita yang tak hanya andal di lapangan, tetapi juga mampu menjadi pemimpin di komunitas mereka,” ujarnya dikutip dari ANTARA.

Program ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan FIFA-GIZ Program Pemberdayaan Perempuan di Surabaya yang telah meluluskan 25 pelatih wanita bersertifikat. Dengan menyasar lebih banyak peserta di Bali, program ini menjadi bagian dari visi besar PSSI untuk meningkatkan kualitas sepak bola wanita Indonesia dan menargetkan keikutsertaan di Piala Dunia Wanita 2031.

Vivin menambahkan, investasi terstruktur dalam pelatihan pelatih wanita adalah langkah strategis jangka panjang dalam membangun ekosistem sepak bola wanita yang berkelanjutan di Indonesia.

“Kami percaya, melalui investasi terstruktur pada pelatih wanita, target ini semakin realistis untuk dicapai,” ucapnya menambahkan.

Pemilik Bali United, Pieter Tanuri, melalui laman resmi klub, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menilai bahwa pemberdayaan perempuan harus menjadi bagian penting dalam pembangunan sepak bola nasional.

“Infrastruktur kami selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin bertumbuh dan berkontribusi,” katanya.

Indonesia tercatat sebagai negara anggota FIFA pertama di Asia yang melaksanakan program beasiswa lisensi pelatih sepak bola wanita hanya lima bulan setelah peluncuran Program Sepak Bola Wanita FIFA pada Desember 2024. Peserta dengan potensi tinggi nantinya akan diberi kesempatan melanjutkan ke jenjang Lisensi C.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain pakar sepak bola wanita FIFA Simon Toselli dan Ketua Asprov PSSI Bali I Ketut Suardana, yang turut memberikan dukungan atas terselenggaranya program pengembangan pelatih wanita ini di Pulau Dewata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....