Sandiaga Uno: Perempuan Dominasi Wisata, Atasi Kesenjangan

  • 31 Agt 2024 15:44 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Kesenjangan penghasilan antara pekerja perempuan dan pria di sektor pariwisata masih menjadi masalah signifikan. Meskipun lebih dari 50% pekerja di industri ini adalah perempuan, mereka menghadapi ketidakadilan dalam hal penghasilan, yaitu 15-20% lebih rendah dibandingkan rekan pria mereka. Masalah ini disoroti oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno, dalam kunjungannya ke Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Sabtu (31/8/2024). Kunjungan ini berlangsung dalam acara Talkshow Desa Wisata Ramah Perempuan.

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga mengungkapkan bahwa perempuan merupakan kelompok dominan dalam dunia wisata.

"Sekitar 64% dari wisatawan global adalah perempuan, dan 80% di antaranya adalah pelancong solo. Mereka mencari pengalaman baru dengan fokus pada konsep 3S, yakni serenity (keheningan), spirituality (spiritualitas), dan sustainability (keberlanjutan)," ujarnya.

Sandiaga menekankan pentingnya mengubah persepsi keliru mengenai pembayaran kepada pekerja perempuan. "Persepsi bahwa perempuan bisa dibayar lebih rendah harus diubah. Di Desa Wisata Les, kita memulai perubahan ini dengan memastikan kesetaraan penghasilan dan kesempatan yang sama," ujarnya.

Menparekraf berharap inisiatif ini akan menjadi contoh bagi desa wisata lain di Indonesia.

"Kami ingin desa-desa wisata menjadi lebih ramah perempuan, memberikan kesempatan kerja yang adil, dan menghilangkan kesenjangan penghasilan," katanya.

Kunjungan Sandiaga Uno ke Desa Wisata Les menggarisbawahi komitmen pemerintah dalam mendorong pengembangan pariwisata berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan langkah ini, diharapkan pariwisata di Bali, khususnya di Buleleng, dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi semua pihak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....