Benarkah Air Minum dengan pH Tinggi Lebih Sehat? Ini Faktanya

  • 02 Agt 2024 20:40 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Konsumsi air dengan pH tinggi, sering disebut air alkali, kerap diklaim memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk mengurangi risiko osteoporosis, mencegah penyakit jantung, bahkan kanker. Namun, benarkah klaim tersebut?

Memahami Kadar pH Air Minum

pH air minum adalah ukuran keasaman atau kebasaan air yang dinilai pada skala 0–14. Air dengan pH 7 dianggap netral, tidak asam maupun basa. Air minum biasa umumnya memiliki pH mendekati angka ini. Namun, air alkali yang memiliki pH antara 8 hingga 9 kini populer karena dianggap memiliki manfaat tambahan untuk kesehatan.

Manfaat Air Alkali dengan pH Tinggi

Mengutip dari laman Alodokter ada beberapa manfaat air alkali yang sering disebut-sebut:

1. Memperlambat Proses Penuaan

Banyak yang percaya bahwa air alkali dapat menjaga kelembapan kulit dan melawan penuaan berkat kandungan antioksidannya. Air ini juga diklaim bisa mencegah jerawat dan masalah kulit lainnya. Meski demikian, manfaat ini belum sepenuhnya didukung oleh bukti ilmiah yang kuat, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut.

2. Mencegah Penyakit Asam Lambung

Studi menunjukkan bahwa air alkali dengan pH 8,8 dapat menetralkan asam lambung yang berlebihan dan menonaktifkan pepsin, enzim yang bertanggung jawab atas gejala asam lambung. Ini membuat air alkali potensial untuk meredakan gejala gangguan pencernaan ini.

3. Menjaga Kesehatan Tulang

Kandungan bikarbonat dalam air alkali diyakini mampu meningkatkan kekuatan dan kesehatan tulang, sehingga direkomendasikan bagi penderita osteoporosis. Namun, klaim ini masih memerlukan bukti ilmiah yang lebih mendalam.

4. Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa air alkali dapat mengurangi keasaman dalam darah, yang dipercaya dapat memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel kanker. Namun, efek ini belum dibuktikan secara klinis pada manusia, dan penelitian lebih lanjut diperlukan.

Risiko dan Pertimbangan Konsumsi Air Alkali

Meski banyak klaim manfaat, penting untuk diingat bahwa kelebihan konsumsi air alkali dapat menyebabkan masalah kesehatan. Tubuh secara alami mempertahankan keseimbangan pH, dan mengonsumsi air dengan pH tinggi secara berlebihan bisa mengganggu keseimbangan ini, menyebabkan kondisi yang disebut alkalosis metabolik.

Gejala alkalosis metabolik bisa bervariasi, mulai dari mual, muntah, hingga kondisi yang lebih serius seperti sesak napas, kram otot, dan bahkan kejang. Oleh karena itu, penting untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi air alkali dan lebih bijak dalam menggunakannya sebagai bagian dari diet sehari-hari.

Air minum dengan pH tinggi, atau air alkali, memang menarik perhatian karena klaim manfaat kesehatannya. Namun, karena sebagian besar klaim tersebut belum didukung oleh bukti ilmiah yang kuat, penting untuk bersikap bijaksana dan tidak menganggap air alkali sebagai pengganti air putih biasa.

Bagi Anda yang berencana untuk mengonsumsi air alkali secara rutin, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu. Tubuh tetap memerlukan asupan air yang cukup setiap harinya untuk menjaga fungsi organ dan kesehatan secara keseluruhan, dan yang terpenting adalah memastikan air yang Anda konsumsi aman dan sesuai kebutuhan tubuh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....