Anak Muda dan Tri Rna ditengah Arus Digital
- 07 Okt 2026 07:50 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Perkembangan teknologi digital membuat anak muda semakin mudah memperoleh informasi dari berbagai sumber. Media sosial, internet, hingga kecerdasan buatan memberikan akses pengetahuan yang luas tanpa batas ruang dan waktu. Namun, kemudahan tersebut juga membutuhkan kemampuan untuk memilah informasi dan tetap berpegang pada nilai kehidupan, salah satunya melalui pemahaman terhadap Tri Rna.
Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, Kadek Satria, mengatakan teknologi pada dasarnya merupakan alat yang dapat membantu manusia mendapatkan pengetahuan. Menurutnya, generasi muda saat ini justru memiliki kesempatan belajar yang lebih luas dibandingkan generasi sebelumnya karena berbagai ajaran dan pengetahuan dapat diakses melalui perangkat digital.
“AI, HP, internet itu adalah tools, perlengkapan untuk membantu kita,” ujar Kadek Satria dalam obrolan SPADA, Selasa, 6 Oktober 2026.
Meski demikian, kemudahan memperoleh informasi tidak selalu membuat seseorang mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan. Kadek Satria menilai tantangan terbesar saat ini justru terletak pada kemampuan manusia membedakan informasi yang baik dan buruk, kemudian menerapkan hal yang baik tersebut dalam tindakan. Ia mengaitkan kondisi tersebut dengan konsep Wiweka, yaitu kemampuan membedakan antara sesuatu yang baik dan buruk sekaligus memilih dan menjalankan hal yang baik. Pengetahuan, menurutnya, tidak seharusnya berhenti sebagai informasi semata.
Menurut Kadek Satria, perkembangan teknologi juga membawa tantangan terhadap pembentukan karakter generasi muda. Anak-anak yang sejak kecil terbiasa berinteraksi dengan gawai berpotensi lebih banyak menghabiskan waktu di dunia digital dibandingkan berinteraksi dengan keluarga. Karena itu, keluarga tetap memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan, membangun karakter, menjaga kesehatan, sekaligus mengatur penggunaan media digital. “Maka dari itu, pendampingan orang tua tetap sebagai aplikasi dari menjaga generasi kita,” kata Kadek Satria.
Ia mengatakan nilai Tri Rna dapat menjadi salah satu landasan dalam menghadapi perubahan tersebut. Kesadaran terhadap kewajiban kepada Tuhan, orang tua, guru, sesama, dan alam dapat membantu anak muda menggunakan teknologi secara lebih bijak. Menurutnya, kemajuan digital tidak perlu ditolak, tetapi perlu diimbangi dengan penguatan karakter agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menentukan bagaimana teknologi digunakan untuk mendukung kehidupan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....